Home / Politik

Rabu, 9 Juli 2025 - 10:26 WIB

Mualem Usulkan Pabrik Beras di Aceh Utara untuk Perkuat Ekonomi Petani

Redaksi

Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem mengusulkan pembangunan pabrik penggilingan gabah (rice mill) di Aceh Utara.Selasa,(08/07/2025).Foto:Dok.Muzakirmanaf1964/Instagram.com

Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem mengusulkan pembangunan pabrik penggilingan gabah (rice mill) di Aceh Utara.Selasa,(08/07/2025).Foto:Dok.Muzakirmanaf1964/Instagram.com

Aceh Barat – Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem mengusulkan pembangunan pabrik penggilingan gabah (rice mill) di Aceh Utara. Usulan ini disampaikan saat peresmian Pabrik Karet Remah PT Potensi Bumi Sakti di Gampong Glee Siblah, Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat pada Selasa (8/7/2025).

Dilansir dari KontrasAceh.net, Mualem menyampaikan langsung harapannya kepada Direktur Utama Arsari Group, Hashim Djojohadikusumo, agar perusahaan tersebut dapat membangun fasilitas pengolahan gabah di wilayah Aceh Utara yang dikenal sebagai lumbung padi provinsi.

Baca Juga :  Alamp Aksi : Jangan Sampai Izin Tambang Jadi Transaksi Jelang Pilkada

“Dan di sini juga saya harapkan kepada Pak Hashim, akan ada lagi pabrik beras yang akan didirikan di Aceh Utara. Itu tepat kampung saya, karena kampung saya semuanya lumbung padi,” ujar Mualem dalam sambutannya, sebagaimana dikutip dari KontrasAceh.net.

Menanggapi hal tersebut, Hashim menyatakan bahwa ide pembangunan rice mill di Aceh Utara bukan hal baru. Bahkan sejak tahun 2013, pihaknya sudah memikirkan upaya hilirisasi hasil pertanian Aceh.

Baca Juga :  KPU, Bawaslu, DKPP, DPR, dan Pemerintah Sepakati Rancangan PKPU Pencalonan Sesuai Putusan MK

“Itu sebenarnya ide saya sejak tahun 2013. Karena hampir semua gabah dari Aceh digiling di luar provinsi. Ini merugikan petani karena nilai tambahnya hilang,” jelas Hashim.

Lebih lanjut, Hashim menegaskan bahwa pendirian pabrik penggilingan gabah di Aceh merupakan bagian dari misi besarnya untuk mendukung industrialisasi lokal dan memperkuat ketahanan pangan. Ia juga mengaitkan inisiatif ini dengan pemikiran mendiang ayahnya, Prof. Sumitro Djojohadikusumo, yang dikenal sebagai tokoh ekonomi nasional.

Baca Juga :  Gerindra Usul Empat Nama sebagai Calon Wakil Gubernur Aceh

Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud Al-Haythar, yang turut hadir dalam acara peresmian pabrik karet tersebut, menyambut positif usulan tersebut dan menegaskan pentingnya mendorong investasi sektor pertanian dan hilirisasi agar petani lokal dapat menikmati hasil lebih besar dari jerih payahnya.

Dengan adanya usulan ini, diharapkan akan segera dilakukan studi kelayakan dan langkah konkret dari pihak swasta maupun pemerintah daerah untuk merealisasikan pabrik penggilingan gabah di Aceh Utara dalam waktu dekat.

Editor: Amiruddin. MKReporter:

Share :

Baca Juga

Politik

Gerindra Tegaskan Dukungan Penuh untuk Mualem-Dek Fadh di Pilkada 2024

Daerah

Tokoh Masyarakat Aceh Singkil Menegaskan Pentingnya kandidat Dapil 1 ikut dalam Pemilihan Kepala Daerah

Politik

Ketua DPA Laskar Panglima Nanggroe: Pers Pilar Demokrasi, Selamat HPN 2025!

Politik

Perempuan PKB dan ORWARI Dukung AMIN di Pilkada 2024

Aceh Barat Daya

Kartu Nelayan dan Petani Makmue Program Unggulan SARAN

Parlementaria

Komisi I DPRA Berharap Pelantikan Gubernur Aceh Dilakukan 7 Februari 2025

Politik

Paslon Sabar dan Harapan Masyarakat Untuk Pidie Jaya yang lebih Baik 

Politik

Pengamat Politik Sebut Muhammad Nazar Bawa Harapan Baru di Aceh