Home / Daerah / Peristiwa

Sabtu, 24 Januari 2026 - 14:27 WIB

Pascabencana, Warga Terdampak Banjir di Bireuen masih kesulitan dapatkan sanitasi dasar

mm Redaksi

Pemasangan satu unit skyhydrant di lokasi pengungsian di Desa Kubu Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Sabtu (24/1/2026). (Foto : Ist).

Pemasangan satu unit skyhydrant di lokasi pengungsian di Desa Kubu Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Sabtu (24/1/2026). (Foto : Ist).

Bireuen – YPANBA dan JMK yang didukung oleh Penabulu telah berhasil memasang satu unit skyhydrant untuk mendukung penyediaan air bersih yang layak untuk diminum oleh masyarakat terdampak banjir di lokasi pengungsian di Desa Kubu Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen.

Ketua Ketua YPANBA Ruwaida mengatakan Kehadiran fasilitas tersebut sangat membantu warga masyarakat yang masih mengungsi di area pengungsian utama di Meunasah Kubu dan sebagian lainnya yang sudah kembali ke rumah masing-masing.

Baca Juga :  Pascabencana Banjir, Pemulihan Listrik di Provinsi Aceh Capai 98,9 Persen

“Ketersediaan air bersih dan sanitasi yang layak sangat penting, terutama untuk perempuan, anak-anak, lansia, dan kelompok dengan resiko tinggi lainnya. Kami berupaya memastikan distribusi air bersih berjalan lancar setiap hari, disamping itu juga memastikan ruang aman bagi mereka dalam situasi tanggap darurat yang masih diperpanjang ke depan” ujar Ruwaida, Sabtu, 24 Januari 2026.

Relawan JMK, Olan Alfian dari Jejaring Masyarakat Kemanusiaan (JMK) yang hadir bersama YPANBA berhasil memasang instalasi skyhidrant dengan 3 tap stand, serta mengedukasi warga untuk penggunaan air mimum yang langsung bisa di akses melalui instalasi yang telah di pasang tersebut. Mereka juga mengedukasi Sekretaris Desa (Helmi) sebagai penanggung jawab agar mampu memantau kualitas air serta memberikan edukasi kepada pengungsi mengenai menggunakannya.

Baca Juga :  Setelah Resmikan Living Park Rumoh Geudong di Pidie, Menko Yusril Akan Isi Khutbah Jumat di Masjid Raya

“Skyhidrant yang dipasang di titik pengungsian tersebut bersifat sementara (peminjaman) yang bisa mendukung warga sampai 3 bulan ke depan. Harapannya pemerintah setempat bisa segera memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga, apalagi sebentar lagi menjelang bulan Ramadhan, ujar Olan.

Baca Juga :  Pascabencana Hidrometeorologi di SMA Negeri 2 Meuredu Pidie Jaya

Sejumlah peralatan perawatan pendukung untuk menjaga kualitas air juga telah diserahkan di area pengungsian, sementara fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) di masing-masing rumah warga juga masih belum mampu disiapkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga, semoga ada para pihak yang akan membantunya, harap Desy salah satu staf YPANBA.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Nagan Raya Salurkan Bantuan Biaya Pendidikan Bagi Santri dan Mahasiswa Berprestasi

Daerah

Dukung Sekolah Rakyat, Aceh Utara Siapkan Lahan 351.723 M Persegi

Daerah

Pemkab Aceh Barat Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Ledakan Tabung Oksigen di Meulaboh

Daerah

Simulasi SNBT 2024 : Ini Hasil dan Tindak lanjutnya

Peristiwa

Lansia Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai

Peristiwa

Polisi Tangkap Empat Orang Sedang Asyik Isap Ganja di Taman Meuraxa

Daerah

Kasat Reskrim Polres Aceh Timur: Orang Tua dan Lingkungan Sangat Dominan Dalam Mendidik Anak

Daerah

Masyarakat Masih Butuh Sosok Wahyudi Adisiswanto