Home / Internasional / Pemerintah

Senin, 24 November 2025 - 16:03 WIB

Pastikan Hak WNI Terpenuhi, Menteri Natalius Pigai Dorong Penguatan Kerja Sama HAM RI- Kamboja

Farid Ismullah

Menteri HAM RI, Natalius Pigai saat melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Senior Urusan Hak Asasi Manusia sekaligus Ketua Cambodian Human Rights Committee, Keo Remy, di Phnom Penh, Senin (24/11/2025). (Foto : NOA.co.id/HO-KBRI Phnom Penh).

Menteri HAM RI, Natalius Pigai saat melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Senior Urusan Hak Asasi Manusia sekaligus Ketua Cambodian Human Rights Committee, Keo Remy, di Phnom Penh, Senin (24/11/2025). (Foto : NOA.co.id/HO-KBRI Phnom Penh).

Phnom Penh – Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Natalius Pigai, melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Senior Urusan Hak Asasi Manusia sekaligus Ketua Cambodian Human Rights Committee (CHRC), Keo Remy, di Phnom Penh, Senin (24/11).

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama Indonesia–Kamboja dalam memajukan penghormatan dan perlindungan hak asasi manusia di kedua negara dan kawasan. Dalam pertemuan tersebut, Menteri HAM RI menyampaikan mengenai rencana Indonesia untuk menyelenggarakan sebuah high-level forum di bidang HAM se-Asia Pasifik tahun depan.

Baca Juga :  Jumlah warga Indonesia yang berangkat kerja secara ilegal ke Kamboja, Myanmar, dan Laos meningkat signifikan

“Forum ini digagas sebagai ruang bagi negara-negara Asia-Pasifik untuk membangun pemahaman bersama, meningkatkan kualitas kerja sama, serta memperkuat kapasitas institusional dalam menangani isu-isu HAM,” ujar Menteri HAM RI dalam keterangan resminya yang diterima Kantor Berita NOA.co.id, Senin, 24 November 2025.

Menteri HAM RI juga menyampaikan harapan dukungan Kamboja atas pencalonan Indonesia sebagai Presiden Dewan HAM PBB tahun 2026.

Dijelaskan bahwa, upaya ini merupakan wujud komitmen Indonesia untuk berkontribusi lebih besar dalam pemajuan isu-isu HAM di tingkat global.

Baca Juga :  Perkembangan Terkini Situasi Keamanan di Perbatasan Kamboja-Thailand

Menanggapi hal ini, Senior Minister Kamboja menegaskan komitmen negaranya terhadap perdamaian dan penegakan HAM, serta menyambut baik upaya Indonesia dalam memperkuat kerja sama HAM di kawasan.

“Kerja sama juga kami harapkan dalam memberikan pelindungan terhadap para pekerja, baik pekerja Indonesia yang ada di Kamboja, maupun sebaliknya”, tambah Menteri Natalius Pigai.

Disampaikan bahwa, Pemerintah Indonesia menaruh perhatian besar terhadap kondisi WNI di luar negeri. Harapannya dapat terus dikembangkan kemitraan dengan negara tuan rumah di mana para WNI bekerja untuk memastikan hak-hak mereka terpenuhi dengan baik. Senior Minister Kamboja kemudian memberikan update terkait perkembangan HAM di negaranya.

Baca Juga :  Di kamboja, Sapi Digiring dengan Helikopter

Pertemuan diakhiri dengan penegasan komitmen untuk terus memperkuat kerja sama dalam memajukan agenda perlindungan HAM di kawasan, termasuk melalui program-program peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang ini.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Pj Bupati Iswanto Lepas Purna Tugas Camat Lhoong Aceh Besar

Nasional

Kemendagri minta Pemda tinjau penyebab lonjakan harga Komoditas

Daerah

Pj Gubernur: Manfaatkan Aset BPKS untuk Bangkitkan Perekonomian Sabang

Aceh Barat

Rp2,6 Triliun Dibutuhkan untuk Pembangunan Infrastruktur di Aceh Barat, Bupati Tarmizi Optimis

Aceh Barat

PJ Bupati Aceh Barat Buka Silaturrahmi Akbar Fotografer Aceh di Pantai Suak Timah

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Dengarkan Aspirasi Warga dan Ngopi Bareng Masyarakat Jurong Peujeura

Internasional

Norwegia, Irlandia dan Spanyol Kompak Akui Negara Palestina

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Harap Satgassus Swasembada Pangan Jadi Garda Terdepan