Banda Aceh – Pemerintah Aceh terus bekerja maksimal dalam menata kembali kehidupan masyarakat pascabencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh. Upaya pemulihan dilakukan secara menyeluruh, baik melalui tata kelola pemerintahan maupun penanganan langsung di lapangan.
Pemerhati Sosial Alumni Universitas Iskandar Muda, Syafrial, S.Sos, menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir, yang dinilainya bekerja penuh waktu dalam membantu tugas Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, termasuk dalam penanganan bencana.
Hal tersebut disampaikan Syafrial kepada wartawan pada Kamis (29/1/2026). Menurutnya, Sekda Aceh menunjukkan dedikasi tinggi dengan terus turun langsung ke lokasi terdampak banjir dan longsor, bahkan di hari libur.
“Beliau bekerja full time membantu tugas-tugas Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh. Hampir tidak ada hari libur, karena terus memastikan langsung kondisi masyarakat di lokasi terdampak,” ujar Syafrial.
Selain mengoordinasikan tata kelola pemerintahan, Sekda Aceh M Nasir juga secara aktif memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi, mulai dari logistik hingga pelayanan lainnya.
Syafrial juga menanggapi adanya pihak-pihak yang mempolitisasi kerja keras Sekda Aceh. Ia meminta semua pihak untuk melihat kinerja tersebut secara objektif dan berpikir positif, tanpa saling menyalahkan atau mencari-cari kesalahan.
Menurutnya, kinerja Sekda Aceh selama ini patut diapresiasi karena mampu menjalankan tugas pemerintahan sekaligus hadir langsung di tengah masyarakat saat bencana.
“Untuk itu, mari kita dukung kerja nyata Sekda Aceh M Nasir dalam masa pemulihan Aceh pascabencana. Kita perlu saling menghargai kerja keras yang dilakukan di medan yang penuh tantangan,” kata Syafrial.
Ia juga menambahkan bahwa Gubernur Aceh sebaiknya tetap fokus pada agenda strategis dan tidak perlu merespons hal-hal yang tidak substansial.
Editor: Amiruddin. MK













