Home / Aceh Barat / Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:48 WIB

Pemkab Aceh Barat Lantik 263 Tuha Peut Gampong, Dorong Transparansi dan Kemajuan Desa

mm Redaksi

Plt Sekretaris Daerah Aceh Barat, Kurdi, menyampaikan sambutan mewakili Bupati Aceh Barat dalam pelantikan 263 anggota Tuha Peut dari 50 gampong di halaman Kantor Bupati Aceh Barat, Rabu (10/6/2026). Foto: Dok. Pemkab Aceh Barat

Plt Sekretaris Daerah Aceh Barat, Kurdi, menyampaikan sambutan mewakili Bupati Aceh Barat dalam pelantikan 263 anggota Tuha Peut dari 50 gampong di halaman Kantor Bupati Aceh Barat, Rabu (10/6/2026). Foto: Dok. Pemkab Aceh Barat

Meulaboh – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat melantik sebanyak 263 anggota Tuha Peut Gampong yang berasal dari 50 gampong di 11 kecamatan. Pelantikan tersebut berlangsung di halaman Kantor Bupati Aceh Barat, Meulaboh, Rabu (10/6/2026).

Pelantikan dilakukan oleh Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM, yang diwakili Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) Aceh Barat, Kurdi.

Dalam sambutannya, Kurdi menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh anggota Tuha Peut yang baru dilantik dan berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Baca Juga :  DPRK Simeulue Minta PUPR Segera Rawat Jalan Lauke-Buluh Hadek

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, kami mengucapkan selamat kepada saudara-saudara yang hari ini dilantik. Semoga amanah dan tugas yang dipercayakan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya demi kemajuan gampong dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kurdi.

Menurutnya, pelantikan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial administratif, melainkan momentum penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan gampong yang lebih baik dan partisipatif.

Ia menjelaskan, Tuha Peut merupakan salah satu lembaga strategis dalam struktur pemerintahan gampong di Aceh yang berfungsi sebagai lembaga permusyawaratan sekaligus mitra kerja keuchik dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.

Baca Juga :  1.645 Anak Yatim di Aceh Barat Terima Santunan Jelang Lebaran, Total Capai Rp822 Juta

“Tuha Peut memiliki peran penting dalam menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat, membahas serta menyepakati rancangan qanun atau peraturan gampong bersama keuchik, hingga melakukan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan gampong,” katanya.

Kurdi menambahkan, kemajuan Kabupaten Aceh Barat sangat ditentukan oleh kemajuan gampong. Namun saat ini, pembangunan desa menghadapi berbagai tantangan, mulai dari efisiensi anggaran, berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat, hingga keterbatasan anggaran daerah.

Di tengah kondisi tersebut, seluruh unsur pemerintahan gampong dituntut untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat perekonomian masyarakat, menjaga ketahanan sosial, serta mengoptimalkan penerapan syariat Islam dalam kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga :  Suasana Haru Iringi Pelepasan 183 Calon Jamaah Haji Aceh Barat di Masjid Agung Meulaboh

Ia juga menegaskan pentingnya hubungan kemitraan yang harmonis antara keuchik dan Tuha Peut dalam menjalankan roda pemerintahan desa.

“Hubungan antara keuchik dan Tuha Peut adalah hubungan kemitraan yang saling melengkapi. Pengawasan yang dilakukan Tuha Peut harus dimaknai sebagai upaya bersama untuk mewujudkan pemerintahan gampong yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Aceh Barat Luncurkan Program Majelis Taklim Bulanan, Bupati: Untuk Tingkatkan Iman dan Kesejahteraan Masyarakat

Aceh Besar

Muhammad Iswanto: Pentingnya Harmonisasi Eksekutif dan Legislatif Secara Berkelanjutan

Daerah

Peran Strategis Kanwil Kemenkum Aceh Berantas Keuangan Ilegal

Aceh Barat

Tekuk Finalis POPDA 2022, Team Sepak Bola Aceh Barat Raih Tiga Poin Perdana

Aceh Barat

Aceh Barat Menang Telak atas Gayo Lues

Nasional

Kemenko Polkam Dukung Penguatan Komite TPPU

Aceh Jaya

Aceh Jaya Terima Penghargaan Penyaluran Dana Desa Tercepat Tahun 2026

Aceh Jaya

Aceh Jaya Masuk Rekomendasi Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi Tahun 2026