Home / Aceh Besar / Pemerintah

Senin, 2 Desember 2024 - 07:35 WIB

Pemkab Aceh Besar Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Pesantren Babul Maghfirah

mm Redaksi

Plt Kepala Dinas Sosial Aulia Rahman SSTP MSi bersama Kabid Perlindungan Sosial Munawar serta Pilar pilar sosial menyerahkan secara langsung bantuan masa panik kepada Pimpinan Dayah Babul Maghfirah, Ustad H Masrul Aidi Lc, di Gampong Lam Alu Cut, Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar, Minggu (01/12/2024). Foto: dok. Dinsos Aceh Besar

Plt Kepala Dinas Sosial Aulia Rahman SSTP MSi bersama Kabid Perlindungan Sosial Munawar serta Pilar pilar sosial menyerahkan secara langsung bantuan masa panik kepada Pimpinan Dayah Babul Maghfirah, Ustad H Masrul Aidi Lc, di Gampong Lam Alu Cut, Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar, Minggu (01/12/2024). Foto: dok. Dinsos Aceh Besar

Kota Jantho – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar melalui Dinas Sosial Kabupaten Aceh Besar menyalurkan bantuan masa panik untuk para korban terdampak kebakaran yang menimpa Pondok Pesantren Babul Maghfirah, di Lam Alue Cut Kutabaro, Aceh Besar, Minggu (01/12/2024).

Dayah Babul Maghfirah, di Gampong Lam Alue Cut kembali diamuk di jago merah, Sabtu (30/11/2024) bakda insya, setelah Januari 2024 lalu juga sempat terbakar. Dalam insiden kali ini, sedikitnya empat bilik asrama putri di lantai dua dan sebagian gudang pramuka di lantai bawah , di gedung bantuan donatur dari Malaysia itu ludes terbakar.

Baca Juga :  Dies Natalis ke-18 Universitas Teuku Umar, Ini Harapan Pj Bupati Aceh Barat

Pada saat kejadian, Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto SSTP MM, langsung turun ke lokasi musibah, sempat memimpin Operasi Pemadaman bersama Kalaksa BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil SSos MSi. Operasi pemadaman itu melibatkan armada Damkar Aceh Besar dan Kota Banda Aceh serta juga ada satu armada dari Brimob Polda Aceh.

Plt Kepala Dinas Sosial Aulia Rahman SSTP MSi atas nama Pj Bupati Aceh Besar, bersama Kabid Perlindungan Sosial Munawar serta Pilar pilar sosial, menyerahkan bantuan masa panik itu kepada Pimpinan Dayah Babul Maghfirah, Ustad H Masrul Aidi Lc. “Ini merupakan bantuan masa panik lanjutan dari Pemkab Aceh Besar, untuk kebutuhan dasar para santri korban terdampak kebakaran,” tutur Aulia.

Baca Juga :  Pj Bunda PAUD Aceh Barat Kukuhkan Bunda PAUD Gampong se Woyla

Bantuan masa panik yang disalurkan berupa beras, sarden, air mineral, makanan anak, minyak goreng, mie instant, selimut dan lain-lain. “Semalam, dalam upaya mendukung proses pemulihan, pemerintah juga telah menyediakan dua tenda darurat sebagai hunian sementara bagi para santri yang terdampak,” tutur Aulia.

Baca Juga :  Pj Bupati Aceh Besar Resmikan Mushalla Pulau Kapuk

Kebakaran yang diduga akibat terbakarnya dinamo kipas angin itu menghanguskan empat bilik asrama putri di lantai dua dan sebagian gudang peralatan pramuka di lantai bawah. Pemadaman berhasil dilakukan dalam waktu dua jam berkat kerja sama tim Damkar BPBD Aceh Besar, Damkar Banda Aceh, Damkar Brimob Polda Aceh, relawan dan masyarakat. **

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil, SE, MM, menyampaikan sambutan pada acara peusijuek (tepung tawar) bagi jamaah calon haji (JCH) daerah itu, yang akan menunaikan ibadah haji tahun 1446 H/2025 M, berlangsung di Masjid Agung Baiturrahim, Lhoksukon, Rabu, (14 Mei 2025). Foto: Dok. Zubir/NOA.co.id

Aceh Utara

Harapan Bupati Ayahwa kepada Jamaah Calon Haji Aceh Utara

Nasional

Berikut Daftar Penerima Penghargaan Reformasi Birokrasi di Lingkungan Kejaksaan RI Tahun 2024

Aceh Barat

Dinas Kominsa Aceh Barat Gelar Coaching Clinic Pemanfaatan Aceh Barat Cloud untuk Inspektorat

Aceh Barat

Aceh Targetkan 15 Kabupaten/Kota Raih Predikat Informatif di Tahun 2025, Ini Pesan Kadiskominsa Aceh Barat

Pemerintah

Zikir di Dinas Perkim, Taqwallah Kembali Ingatkan Vaksinasi Covid-19

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Tinjau Harga Kebutuhan Pokok Pasca Banjir di Pasar Induk Lambaro

Aceh Barat

Dishub Aceh Barat Aktifkan Halte Bus Sekolah di Meulaboh, Dorong Keselamatan Pelajar

Aceh Besar

Pj Bupati Aceh Besar:  Operasi Gas 3 Kg Upaya Ringankan Beban Masyarakat