Sigli – Bupati Pidie Sarjani Abdullah menghadiri rapat koordinasi persiapan pelaksanaan kurban Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi di Oproom Kantor Bupati Pidie, Selasa, 5 Mei 2026. Rapat itu juga dihadiri Sekretaris Daerah Pidie Samsul Azhar serta sejumlah kepala satuan kerja perangkat kabupaten.
Program kurban tersebut merupakan inisiatif pemerintah daerah pada awal periode kepemimpinan Sarjani Abdullah. Program ini bertujuan memperkuat semangat berbagi dan kepedulian sosial di kalangan aparatur pemerintah, melalui partisipasi sukarela pejabat struktural yang menyisihkan sebagian pendapatan mereka.
Pada tahun ini, Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Pidie menyiapkan 22 ekor hewan kurban, meningkat dari tahun sebelumnya sebanyak 20 ekor. Penyembelihan direncanakan berlangsung di halaman Kantor Dinas Syariat Islam Pidie pada hari pertama Idul Adha, setelah pelaksanaan salat Id.
Penyerahan terakhir hewan kurban kepada panitia dijadwalkan pada hari meugang terakhir, sehari sebelum Idul Adha.
Dalam arahannya, Sarjani Abdullah menekankan pentingnya sosialisasi nilai-nilai kurban kepada masyarakat. Pemerintah daerah, kata dia, melibatkan Dinas Syariat Islam, Dinas Pendidikan Dayah, Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU), serta para camat untuk mengimbau para khatib menyampaikan khutbah tentang keutamaan kurban selama tiga Jumat berturut-turut menjelang hari raya.
“Ini bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat agar semangat berkurban tumbuh sebelum hari raya, bukan hanya saat pelaksanaan,” ujarnya.
Ia juga mengajak berbagai pihak, termasuk perusahaan seperti PLN, untuk ikut berpartisipasi dalam program kurban sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.
Menurut dia, partisipasi organisasi perangkat daerah dalam program ini terus meningkat, baik melalui penyerahan hewan kepada PHBI maupun pelaksanaan secara mandiri di masing-masing instansi.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta para kepala SKPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie.
Editor: Amiruddin. MKReporter: Amir Sagita











