Home / Pemko Banda Aceh / Sport

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:33 WIB

Cuaca Buruk, Titik Nobar di Syiah Kuala Dipindahkan ke Lokasi Baru

mm Redaksi

Pemerintah Kota Banda Aceh meluncurkan program Banda Aceh World Cup Festival 2026 dengan menghadirkan nonton bareng (nobar) Piala Dunia di sembilan kecamatan serta nobar akbar tingkat kota guna mempererat kebersamaan masyarakat dan mendukung UMKM lokal. Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Pemerintah Kota Banda Aceh meluncurkan program Banda Aceh World Cup Festival 2026 dengan menghadirkan nonton bareng (nobar) Piala Dunia di sembilan kecamatan serta nobar akbar tingkat kota guna mempererat kebersamaan masyarakat dan mendukung UMKM lokal. Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Rencana nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 di kawasan Tanggul Krueng Aceh, Gampong Tibang, Kecamatan Syiah Kuala, resmi dipindahkan ke lokasi baru menyusul kondisi cuaca yang tidak menentu dengan curah hujan tinggi dan potensi angin kencang.

Camat Syiah Kuala menyampaikan bahwa pemindahan lokasi dilakukan demi faktor keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang akan hadir dalam kegiatan tersebut.

“Perubahan lokasi ini dilakukan karena kondisi cuaca yang tidak mendukung. Kami mengutamakan keselamatan masyarakat yang akan hadir menyaksikan pertandingan,” demikian keterangan Camat Syiah Kuala.

Lokasi nobar yang sebelumnya direncanakan di Tanggul Krueng Aceh, tepatnya di depan Universitas Ubudiyah Indonesia Gampong Tibang, kini dipusatkan di Rumoh Aceh Sulaiman Abda yang berada di samping Hutan Kota Tibang, Jalan Tgk Meulagu, Kecamatan Syiah Kuala.

Baca Juga :  Piala Soeratin U-17 tahun 2025, Juang FC Pesta Gol ke Gawang KNFC 6-1

Sementara itu, Pemerintah Kota Banda Aceh tetap memastikan pelaksanaan nobar Piala Dunia 2026 tetap berjalan di sembilan titik yang tersebar di seluruh kecamatan sebagai bagian dari upaya menghadirkan euforia pesta sepak bola dunia hingga ke tingkat gampong.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Banda Aceh, Reza Kamilin, mengatakan kegiatan nobar tidak hanya dipusatkan di satu lokasi, tetapi dibuat merata agar dapat dinikmati seluruh masyarakat di setiap wilayah.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Banda Aceh Tinjau Gerakan Pangan Murah, 1.150 Paket Sembako Disubsidi

“Untuk jadwalnya pada 20 Juni 2026 di Kecamatan Jaya Baru, 21 Juni di Syiah Kuala, 27 Juni di Kuta Raja, 28 Juni di Kuta Alam, 4 Juli di Meuraxa, 5 Juli di Ulee Kareng, 11 Juli di Baiturrahman, 12 Juli di Banda Raya, dan 19 Juli di Lueng Bata,” kata Reza, Sabtu (20/06/2026).

Selain di tingkat kecamatan, Pemko juga menyiapkan nobar akbar di tingkat kota yang digelar setiap Minggu di area Car Free Day (CFD) pukul 06.00 hingga 11.00 WIB dengan menggunakan videotron.

Baca Juga :  Diskominfotik Banda Aceh Perkuat Sinergi Keterbukaan Informasi dengan Komisi Informasi Aceh

Menurut Reza, penyelenggaraan nobar ini bertujuan agar seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan kemeriahan Piala Dunia tanpa harus pergi jauh dari lingkungan masing-masing.

“Piala Dunia adalah pesta olahraga terbesar dunia. Kita ingin semaraknya dirasakan di setiap sudut Kota Banda Aceh. Karena itu, Pemko mengajak masyarakat merayakannya bersama melalui nobar di tingkat kota, kecamatan, gampong, hingga CFD,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga diharapkan memberi dampak ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dapat membuka lapak di sekitar lokasi kegiatan.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Wakil Wali Kota Banda Aceh Tinjau Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Puskesmas Kuta Alam

Aceh Besar

Disdikbud Aceh Besar Gelar Kursus Pelatih Futsal Nasional bagi Guru Olahraga

Sport

Dishub Aceh : PON 2024, Pembinaan Petugas Parkir kewenangan Kab/kota

Sport

Erik ten Hag Pastikan Manchester United Siap Rebut Piala FA

Sport

Dortmund Gagal Habisi Madrid di Final Liga Champions

Aceh Barat Daya

Kodim 0110 Abdya Terbelah Saat Nobar Spanyol vs Belgia

Ekbis

Bank Aceh Buka Layanan Weekend Banking Selama PON

Pemko Banda Aceh

Afdhal Khalilullah Dukung Lulusan SPPI Jadi Penggerak Pembangunan Desa dan Pesisir