Banda Aceh – Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa di tengah anak-anak dan warga kawasan pemulung Gampong Jawa, Kecamatan Kuta Raja, Banda Aceh.
Suasana berbeda terlihat di Taman Edukasi Anak Cerdas, Minggu (23/8/2026), saat Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menjadi pembina upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Upacara tersebut dipandu Relawan ASN Mengajar Chapter Aceh bersama komunitas Taman Edukasi Anak Cerdas dan diikuti anak-anak binaan, warga sekitar, serta para relawan yang selama ini memberikan pendampingan pendidikan kepada anak-anak di kawasan tersebut.
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pagelaran seni yang menampilkan berbagai kreativitas anak-anak dan warga Taman Edukasi Anak Cerdas.
Bagi anak-anak, momentum tersebut tidak sekadar menjadi perayaan kemerdekaan, tetapi juga menjadi ruang untuk belajar tentang nasionalisme, keberanian dan kedisiplinan. Kegiatan tersebut sekaligus memberikan kesempatan kepada mereka untuk menunjukkan potensi dan kreativitas di hadapan relawan, orang tua, serta masyarakat.
Kehadiran Wali Kota Illiza di tengah komunitas Taman Edukasi Anak Cerdas turut memperkuat pesan bahwa semangat kemerdekaan harus dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak yang tumbuh di kawasan pemulung.
Taman Edukasi Anak Cerdas telah menjadi ruang pendidikan nonformal bagi anak-anak di kawasan Gampong Jawa sejak 2012.
Berbagai kegiatan pembelajaran dan pengembangan diri dilakukan di tempat tersebut. Mulai dari membaca, berhitung, pembelajaran umum, kegiatan ekstrakurikuler, pembentukan karakter, hingga pengolahan sampah menjadi kerajinan.
Anak-anak juga mendapatkan kegiatan yang melatih keberanian dan kemampuan berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
Dalam perkembangannya, Taman Edukasi Anak Cerdas mendapat dukungan dari berbagai relawan dan komunitas, termasuk ASN Mengajar Aceh.
Komunitas tersebut membawa semangat pemerataan pendidikan dengan memberikan pendampingan belajar dan pengembangan diri bagi anak-anak dari kelompok marginal maupun keluarga yang memiliki keterbatasan akses terhadap pendidikan.
Kolaborasi tersebut sebelumnya diwujudkan melalui berbagai kegiatan edukatif. Pada 2025, Pusjar SKMK LAN RI bersama ASN Mengajar Aceh menggelar kegiatan LAN Educare yang diikuti 75 anak dari kelompok marginal di Gampong Jawa, dengan materi pendidikan kesehatan, pembentukan karakter, dan dukungan pendidikan.
Peringatan HUT ke-81 RI di Taman Edukasi Anak Cerdas menjadi lebih dari sekadar seremoni. Upacara dan pagelaran seni tersebut menjadi ruang bagi anak-anak untuk memaknai kemerdekaan melalui kesempatan belajar, berkembang, berkarya, dan menatap masa depan.
Di tengah keterbatasan lingkungan tempat mereka tumbuh, anak-anak Taman Edukasi menunjukkan bahwa mereka tetap memiliki ruang untuk bermimpi dan mengembangkan kemampuan.
Dukungan relawan, komunitas, dan pemerintah menjadi bagian penting dalam memastikan kesempatan tersebut terus terbuka bagi mereka.
Semangat kemerdekaan pun terasa di Gampong Jawa. Kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan pengibaran bendera, tetapi juga melalui kepedulian, pendidikan, serta upaya menghadirkan ruang tumbuh yang lebih baik bagi generasi penerus bangsa.
Editor: Amiruddin. MK























