Home / Pemko Banda Aceh

Jumat, 28 November 2025 - 10:19 WIB

Pemko Banda Aceh Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan untuk Perkuat Perdamaian dan Kebhinekaan

mm Redaksi

Kepala Badan Kesbangpol Banda Aceh mewakili Wali Kota membuka kegiatan Sosialisasi Peningkatan Wawasan Kebangsaan di Balai Kota. Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Kepala Badan Kesbangpol Banda Aceh mewakili Wali Kota membuka kegiatan Sosialisasi Peningkatan Wawasan Kebangsaan di Balai Kota. Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar Sosialisasi Peningkatan Wawasan Kebangsaan bertema “Merawat Damai dalam Bingkai NKRI Menuju Aceh Meusyuhue dan Bersyariat”, bertempat di Aula Balai Kota Banda Aceh.

Kegiatan tersebut diikuti 150 peserta yang terdiri dari unsur Komite Peralihan Aceh (KPA), OKP/Ormas, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Majelis Ulama Nanggroe Aceh (MUNA), serta para keuchik dan imum mukim se-Banda Aceh.

Sejumlah tamu undangan turut hadir, antara lain Danramil 09 Ulee Kareng Mayor Arh Teuku Ridwan mewakili Dandim 0101/KBA, Ketua Komisi I sekaligus Ketua Badan Legislasi DPRK Banda Aceh Ramza Harli, Ketua BRA Aceh Jamaluddin, dan Kanit IV Sat Intelkam Polresta Banda Aceh Ipda Fidhal Akhyar.

Baca Juga :  Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal Paparkan Strategi Kepemimpinan Perempuan di Lokakarya Nasional

Dalam sambutan tertulis Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal yang dibacakan Kepala Badan Kesbangpol Rizal Afdilah, disampaikan bahwa peningkatan wawasan kebangsaan bukan hanya soal memahami konsep, namun juga kesadaran kolektif akan posisi Aceh dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Bagaimana seluruh elemen masyarakat menyadari posisi Aceh sebagai bagian penting dari NKRI tanpa menghilangkan identitas dan jati diri kita sebagai orang Aceh,” ujar Wali Kota.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Luncurkan Gerakan Pangan Murah, Wali Kota Illiza: Wujud Kepedulian terhadap Stabilitas Harga

Ia menegaskan peran keuchik, camat, KPA, ulama, dan OKP sangat menentukan keberlangsungan perdamaian. Keuchik disebut sebagai penjaga stabilitas di tingkat gampong, sedangkan camat berperan sebagai penghubung sistem yang memperkuat integrasi.

Para ulama, lanjutnya, memegang peran strategis dalam membentuk suasana hati masyarakat. “Ulama adalah cahaya penuntun. Dakwah damai, dakwah toleransi, dan dakwah yang memperkuat ukhuwah adalah kunci menjaga Aceh tetap meusyuhu.”

Illiza juga menyinggung peran historis KPA dalam menjaga semangat perjanjian damai sehingga generasi muda memahami nilai perjuangan namun tetap memilih jalan damai. Sementara itu, organisasi kepemudaan disebut sebagai penentu masa depan Aceh. “Jika pemuda kuat wawasan kebangsaan, kuat pendidikan, dan kuat akhlak, maka masa depan Aceh akan lebih kuat.”

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Raih Paritrana Award 2025, Wali Kota Illiza Komit Lindungi Pekerja Rentan

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi oleh Ketua BRA Aceh Jamaluddin, Ketua Komisi I/Ketua Banleg DPRK Banda Aceh Ramza Harli, serta Akademisi UIN Ar-Raniry Dr Fakri MA.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan sembako dari Sat Intelkam Polresta Banda Aceh kepada 25 mantan kombatan GAM yang juga menjadi peserta sosialisasi.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Satpol PP WH Tertibkan PKL di Jalan AMD Gampong Batoh Banda Aceh

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Hadiri Buka Puasa Bersama KONI, Dorong Pembinaan Atlet Lokal

Daerah

Banda Aceh Peduli: Wali Kota Illiza Pimpin Langsung Penyaluran Bantuan Banjir dan Longsor ke Sejumlah Daerah di Aceh

Parlementaria

Jalan Amblas di Gampong Pango Raya Banda Aceh Segera Diperbaiki Akhir Januari 2026

Pemko Banda Aceh

Giliran Menteri Ekonomi Kreatif Tiba di Banda Aceh

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Siapkan Formula Terbaik Tangani Keluhan Warga Lewat Replikasi Aplikasi JAKI

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Bahas Penguatan Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, 514 Kasus Ditangani dalam Tiga Tahun

Pemko Banda Aceh

Diskominfotik Banda Aceh Raih Dua Penghargaan Bergengsi 2025 untuk Pelayanan Publik dan Keterbukaan Informasi