Nagan Raya – Pemerintah Kota Banda Aceh menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak banjir bandang di Kecamatan Beutong Ateuh Benggalang, Kabupaten Nagan Raya, Rabu (21/1/2026).
Rombongan Pemerintah Kota Banda Aceh bertolak dari Kantor Wali Kota Banda Aceh pada pukul 08.00 WIB dan tiba di Kantor Bupati Nagan Raya untuk melaksanakan agenda penyerahan bantuan.
Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Wakil Bupati Nagan Raya, Raja Sayang, didampingi Sekretaris Daerah serta sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat.

Selanjutnya, rombongan melanjutkan perjalanan ke Kantor Camat Beutong Ateuh Benggalang untuk menyerahkan bantuan secara simbolis kepada perwakilan masyarakat terdampak banjir bandang.
Bantuan tersebut diserahkan oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, selaku Wakil Ketua Bidang Lingkungan dan Perubahan Iklim APEKSI Pusat. Bantuan ini merupakan amanah dari Pemerintah Kota Banjarbaru sebagai bentuk solidaritas antar daerah.
“Penyaluran bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas antar pemerintah daerah dalam membantu percepatan pemulihan pascabencana,” ujar Illiza.
Adapun wilayah yang menerima bantuan meliputi Desa Badak Suak sebanyak 166 kepala keluarga (KK), Desa Blang Bradeh sebanyak 195 KK dengan satu dusun yang hilang akibat banjir bandang, serta Desa Puuk sebanyak 245 KK termasuk satu dayah terdampak, yakni Dayah Tgk Syiek Kali Alue.

Selain itu, bantuan juga disalurkan ke Desa Kuta Teungoh yang menjadi salah satu wilayah terdampak terparah, dengan total 222 KK terdampak serta kerusakan pada satu Sekolah Dasar Negeri dan satu Sekolah Menengah Pertama Negeri.
Illiza menjelaskan, bantuan yang disalurkan terdiri atas peralatan sekolah berupa komputer dan printer, kasur dan bantal tidur, peralatan berkebun seperti parang dan cangkul, kain sarung, serta Al-Qur’an.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus membantu pemulihan aktivitas pendidikan, sosial, dan ekonomi masyarakat di Beutong Ateuh Benggalang,” tutup Illiza.
Editor: Amiruddin. MK









