Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh kembali menggelar Kajian Dakwah di Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Kamis malam (27/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung rutin setiap malam Jumat tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Banda Aceh dalam memperkuat pembinaan rohani, karakter Islami, serta ukhuwah dan kebersamaan di kalangan aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat.
Kajian Dakwah tersebut menghadirkan Ustaz Fakhruddin Lahmuddin sebagai penceramah. Dalam tausiyahnya, ia membahas tafsir Surat Yasin sekaligus mengajak jamaah untuk memahami kandungan Al-Qur’an dan mengimplementasikan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
Ustaz Fakhruddin menjelaskan, Surat Yasin merupakan surat ke-36 dalam Al-Qur’an yang terdiri dari 83 ayat dan termasuk golongan surat Makkiyah atau diturunkan di Mekkah.
“Surat Yasin adalah surat ke-36 yang terdiri dari 83 ayat dan termasuk golongan Makkiyah (turun di Mekkah) yang dijuluki Qalb al-Qur’an atau Jantung Al-Qur’an karena mengandung intisari ajaran Islam,” jelasnya.
Menurutnya, memahami Al-Qur’an tidak cukup hanya dengan membaca ayat-ayatnya, tetapi juga perlu disertai pemahaman terhadap makna dan pesan yang terkandung di dalamnya.
Ia menekankan bahwa tafsir Al-Qur’an seharusnya mampu membangun kesadaran untuk menerapkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan pribadi maupun kehidupan bermasyarakat.
“Dengan memahami Surat Yasin secara mendalam, kita tidak hanya meraih ketenangan batin, tetapi juga meneladani akhlak Nabi Muhammad dalam bermasyarakat yang beradab, amanah, dan penuh kasih sayang,” pungkasnya.
Kajian tersebut diharapkan dapat menjadi ruang pembinaan spiritual bagi ASN dan masyarakat sekaligus memperkuat silaturahmi melalui kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara berkesinambungan.
Melalui agenda Kajian Dakwah malam Jumat, Pemerintah Kota Banda Aceh berupaya menghadirkan ruang refleksi dan pembelajaran agama yang dapat menjadi bekal dalam menjalankan aktivitas pemerintahan maupun kehidupan sosial kemasyarakatan.
Editor: Amiruddin. MK










