Banda Aceh – Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Wahyudi, S.STP, M.Si, menghadiri sekaligus memberikan sambutan mewakili Wakil Wali Kota Banda Aceh pada Pertemuan Ilmiah Respirasi Aceh (PIRA) X yang digelar oleh Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Aceh. Kegiatan berlangsung selama dua hari, 21–22 November 2025, di Gedung Landmark BSI Aceh.
PIRA-X merupakan forum ilmiah tahunan yang bertujuan memperbarui pengetahuan serta meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan di bidang respirasi. Peserta berasal dari kalangan dokter spesialis paru, tenaga kesehatan, akademisi, hingga mahasiswa kedokteran. Melalui diskusi panel, paparan hasil riset, dan pertukaran gagasan, forum ini menjadi ruang penting untuk mengikuti perkembangan terbaru dalam ilmu kedokteran paru.
Dalam sambutannya, Wahyudi menyampaikan apresiasi kepada PDPI Aceh yang secara konsisten menghadirkan forum ilmiah guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan pernapasan di daerah. Ia menekankan bahwa tantangan penyakit paru semakin kompleks sehingga kompetensi tenaga kesehatan harus terus diperkuat.
“Transformasi layanan kesehatan, khususnya di bidang respirasi, sangat penting untuk meningkatkan mutu layanan dan outcome kesehatan masyarakat. Pemerintah Kota Banda Aceh terus mendorong kolaborasi lintas profesi dan lembaga untuk memperkuat penanganan penyakit paru, termasuk langkah promotif, preventif, dan pengendalian penyakit,” ujar Wahyudi.
Dengan mengusung tema “Transforming Lung Healthcare for Better Outcome”, PIRA-X diharapkan mampu menghasilkan gagasan baru, inovasi layanan, serta rekomendasi untuk peningkatan kualitas kesehatan paru di Aceh. Hal ini dinilai sejalan dengan visi Banda Aceh sebagai kota sehat, adaptif, dan berkolaborasi.
Editor: Amiruddin. MK









