Home / Pemerintah Aceh

Jumat, 23 Januari 2026 - 12:45 WIB

Sekda Aceh dan KPI Bahas Media Sosial yang Dinilai Kian Mengkhawatirkan

mm Redaksi

Sekda Aceh memimpin rapat koordinasi bersama KPI Aceh membahas kondisi media sosial di Aceh di Ruang Rapat Sekda Aceh, Kamis (22/01/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Sekda Aceh memimpin rapat koordinasi bersama KPI Aceh membahas kondisi media sosial di Aceh di Ruang Rapat Sekda Aceh, Kamis (22/01/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh — Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh memimpin rapat koordinasi bersama Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh guna membahas kondisi terkini media sosial di Aceh yang dinilai semakin mengkhawatirkan. Rapat tersebut berlangsung di Ruang Rapat Sekda Aceh, Kamis (22/01/2026), sebagai upaya merespons perkembangan ruang digital yang kian tak terkendali.

Rapat dihadiri Ketua KPI Aceh Reza Fahlevi beserta jajaran komisioner. Turut mendampingi Sekda Aceh sejumlah pejabat Pemerintah Aceh, di antaranya Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Kominsa) Aceh, Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Aceh, Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, serta pejabat terkait lainnya.

Baca Juga :  Pj Gubernur Safrizal Instruksikan Pembenahan Showroom Dekranasda Aceh

Dalam arahannya, Sekda Aceh menyampaikan bahwa kondisi media sosial di Aceh saat ini dinilai sudah kebablasan dan berpotensi mengguncang moral masyarakat serta sendi-sendi sosial. Ia menilai, media sosial yang seharusnya menjadi sarana edukasi, informasi, dan komunikasi positif justru dalam banyak kasus berubah menjadi ruang penyebaran konten yang meresahkan, provokatif, dan bertentangan dengan nilai-nilai kearifan lokal Aceh.

Baca Juga :  Wagub Aceh Minta Kepala BPH RI Jadikan Aceh Pusat Embarkasi Haji Indonesia

“Fenomena ini tidak bisa dibiarkan. Dampaknya sangat luas, mulai dari rusaknya moral generasi muda, meningkatnya konflik sosial, hingga melemahnya tatanan nilai yang selama ini dijaga masyarakat Aceh,” tegas Sekda Aceh.

Rapat tersebut juga membahas mekanisme pengawasan terhadap konten media sosial dan penyiaran digital. KPI Aceh memaparkan peran dan kewenangan lembaga dalam melakukan pengawasan siaran, termasuk berbagai tantangan yang dihadapi di era digital, ketika batas antara penyiaran konvensional dan konten media sosial semakin kabur.

Ketua KPI Aceh Reza Fahlevi menekankan pentingnya sinergi lintas lembaga dalam menghadapi persoalan tersebut. Menurutnya, pengawasan konten tidak dapat dibebankan hanya kepada satu institusi, melainkan memerlukan kerja sama antara KPI, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta partisipasi aktif masyarakat.

Baca Juga :  Sekda Aceh M. Nasir Tegaskan Media Siber sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Selain aspek pengawasan, rapat juga membahas penegakan aturan dan pemberian sanksi terhadap pelanggaran di ruang digital. Pemerintah Aceh dan KPI Aceh menilai perlu adanya kejelasan mekanisme penindakan agar setiap pelanggaran dapat ditangani secara terukur, adil, dan memberikan efek jera.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Pemprov Aceh dan Forkopimda Terbitkan Maklumat Hentikan Tambang Ilegal, BBM ke Lokasi Tambang Akan Diputus

News

Akun Fb Palsu Atas Namakan Ketua PKK Aceh, Masyarakat Diminta Berhati-Hati

News

Pj Gubernur Aceh Sampaikan Usulan Pengangkatan Bupati dan Walikota Terpilih ke Mendagri

Nasional

Gubernur Aceh Muzakir Manaf Hadiri Dialog Politik dan Keamanan di Kemenko Polkam Jakarta

Pemerintah Aceh

Desk Koordinasi Aceh Disiapkan, Dek Fadh Dorong Penguatan Ekonomi dan Kesejahteraan

Daerah

Kemendagri Angkat Bicara Terkait Bupati Aceh Selatan Pergi ke Luar Negeri di Tengah Bencana

Daerah

Wagub Aceh Minta Bantuan Banjir Tak Ditahan, Helikopter Disiagakan untuk Wilayah Terisolir

Pemerintah Aceh

Biro PBJ Setda Aceh Gelar Gotong Royong Ciptakan Lingkungan Kerja Bersih dan Nyaman