Home / Pemerintah Aceh

Kamis, 20 November 2025 - 09:08 WIB

Sekda Aceh M. Nasir Tegaskan Media Siber sebagai Mitra Strategis Pemerintah

mm Redaksi

Sekda Aceh, M. Nasir, menyampaikan sambutan pada Musyawarah Daerah JMSI Aceh di Hotel Kyriad Muraya Banda Aceh, Rabu (19/11/2025). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Sekda Aceh, M. Nasir, menyampaikan sambutan pada Musyawarah Daerah JMSI Aceh di Hotel Kyriad Muraya Banda Aceh, Rabu (19/11/2025). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh – Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, S.IP, MPA, menegaskan bahwa media massa merupakan mitra strategis yang tak terpisahkan dalam upaya percepatan pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan di Aceh. Pernyataan ini disampaikan dalam sambutan Musyawarah Daerah (Musda) Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Aceh yang digelar di Hotel Kyriad Muraya, Rabu (19/11/2025).

Hadir dalam acara tersebut, Plh Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, Plt Dinas Pengairan Aceh, Erwin Ferdinan, Ketua JMSI Pusat, Teguh Santosa, dan Ketua JMSI Aceh, Hendro Saky.

Baca Juga :  Remaja Masjid Ikuti Pelatihan Literasi Media

M. Nasir menekankan bahwa peran media tidak sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga sebagai pilar keempat demokrasi yang berfungsi sebagai kontrol sosial.

“Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Mualem-Dek Fad tentu wajib menyampaikan apresiasinya kepada media. Banyak sekali kebijakan dari Pemerintah Aceh yang mudah dan cepat diakses masyarakat,” ujar Sekda Aceh.

Baca Juga :  Biro PBJ Aceh Gelar Rapat Persiapan Sosialisasi Peningkatan Kompetensi KPA dan PPK

Ia menambahkan bahwa pemerintah Aceh dan media adalah dua entitas yang saling melengkapi. Para jurnalis bukan sekadar peliput kegiatan, tetapi mitra sejati yang memiliki tanggung jawab besar dalam mencerdaskan publik dan mengawal kebijakan pemerintah.

“Hampir sebagian besar mendukung kinerja Pemerintah Aceh. Ini terlihat dari berita yang dikemas secara positif sehingga patut diapresiasi. Mudah-mudahan periode kedua JMSI ini, daya kritiknya lebih konstruktif dan lebih kencang sehingga kami cepat mengetahui apa yang kurang,” tambahnya.

Baca Juga :  Biro PBJ Setda Aceh Siapkan Klinik Pengadaan untuk Tingkatkan Efisiensi dan Transparansi Pengadaan

Sekda Aceh menegaskan, kritik yang obyektif, berlandaskan data, dan membangun merupakan “vitamin” bagi pemerintah untuk memperbaiki setiap kekurangan dan menyempurnakan program yang kurang tepat sasaran.

“Jangan segan-segan untuk memberikan masukan. Kritik yang konstruktif adalah vitamin yang kami butuhkan untuk membenahi program,” pungkas M. Nasir.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

News

Pemerintah Aceh dan PT Flora Agung Bahas Potensi Investasi Agribisnis, Peternakan, dan Industri Hilir Sawit

Pemerintah Aceh

Trauma Healing Pascabencana, 75 Anak di Aceh Tengah Ikuti Dukungan Psikososial Save the Children

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Tinjau Pembangunan Gedung Utama MTQ Provinsi di Pijay : Progresnya Capai 91 Persen 

Daerah

Menko Polkam Sampaikan Pesan Presiden Kepada Prajurit TNI dan Polri di Aceh

Nasional

Gubernur Aceh Muzakir Manaf Hadiri Dialog Politik dan Keamanan di Kemenko Polkam Jakarta

Pemerintah Aceh

Wagub Sapa Supir Truk Pelat Luar Aceh di Puncak Gurutee, Beri Jajan Makan Siang 

Parlementaria

DPRA Tetapkan RKT 2026 dan Kode Etik Baru dalam Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I

Pemerintah Aceh

Aminul Mukminin Sebut Bantuan yang di Salurkan oleh Baitul Mal Aceh Sangat Bermanfaat untuk Rakyat