Home / Pemerintah Aceh

Minggu, 28 Desember 2025 - 22:30 WIB

Sekda Aceh Temui Bupati Bener Meriah, Bahas Percepatan Huntara dan Huntap Pascabencana

mm Redaksi

Sekda Aceh M. Nasir bersama Asisten I Setda Aceh Syakir saat bertemu Bupati Bener Meriah Tagore Abubakar membahas percepatan pembangunan huntara dan huntap bagi warga terdampak bencana, Jumat malam (26/12/2025). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Sekda Aceh M. Nasir bersama Asisten I Setda Aceh Syakir saat bertemu Bupati Bener Meriah Tagore Abubakar membahas percepatan pembangunan huntara dan huntap bagi warga terdampak bencana, Jumat malam (26/12/2025). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Bener Meriah – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, bersama Asisten I Setda Aceh Syakir, melakukan pertemuan dengan Bupati Bener Meriah Tagore Abubakar di Ruang Kerja Bupati Bener Meriah, Jumat (26/12/2025) malam. Pertemuan tersebut membahas percepatan pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak banjir dan longsor.

Dalam pertemuan itu, Bupati Tagore mengusulkan pembangunan huntara dan huntap bagi korban bencana yang terjadi beberapa waktu lalu. Ia menyampaikan, banyak rumah warga mengalami rusak berat bahkan hilang akibat banjir dan longsor, sehingga membutuhkan penanganan cepat dari Pemerintah Aceh maupun pemerintah pusat.

Baca Juga :  Tim Penilai Komisi Informasi Aceh Apresiasi Kualitas PPID Dishub Aceh

Selain pembangunan hunian, Tagore juga menekankan pentingnya penyediaan lahan relokasi yang aman bagi warga terdampak. Menurutnya, sebagian lokasi permukiman lama sudah tidak layak dibangun kembali karena berada di kawasan rawan bencana, seperti lereng perbukitan yang berpotensi longsor dan bantaran sungai yang rawan banjir.

“Jika dibangun kembali di lokasi lama, risikonya sangat besar. Karena itu, relokasi ke tempat yang lebih aman menjadi kebutuhan mendesak,” ujar Tagore.

Baca Juga :  Mualem Boyong 120 Anak Yatim Belanja Baju Lebaran di Suzuya Lhokseumawe 

Tak hanya sektor perumahan, Tagore juga meminta dukungan Pemerintah Aceh untuk menyampaikan aspirasi daerah kepada pemerintah pusat terkait pemulihan sektor pertanian di Bener Meriah. Ia menilai sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat setempat.

Saat bencana terjadi, banyak lahan pertanian warga yang terdampak sehingga tidak dapat dimanfaatkan secara optimal. Oleh karena itu, ia berharap adanya pendataan menyeluruh serta solusi konkret, baik melalui bantuan pemulihan lahan maupun penyediaan sarana dan prasarana produksi pertanian.

Baca Juga :  Gubernur Mualem Dorong IKA Unimal Jadi Kekuatan Intelektual Pembangunan Aceh

Selain itu, Tagore juga menekankan pentingnya kelanjutan distribusi logistik, terutama ke wilayah-wilayah terisolir yang sulit dijangkau akibat kerusakan infrastruktur.

Menanggapi hal tersebut, Sekda Aceh M. Nasir menyatakan bahwa seluruh masukan dari Pemerintah Kabupaten Bener Meriah akan menjadi bahan koordinasi lebih lanjut di tingkat provinsi dan pusat, khususnya terkait penanganan pascabencana dan pemulihan ekonomi masyarakat.

“Pemerintah Aceh berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dari kabupaten dan kota yang terdampak bencana,” kata M. Nasir.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Kejati Aceh dan PUPR Perkuat Pengawalan Proyek Strategis Nasional dan Daerah

Ekbis

Gubernur Aceh Tekankan Penguatan Tata Kelola dan Transformasi Digital dalam RUPS Bank Aceh Syariah

Banda Aceh

Perbakin Aceh Matangkan Persiapan Pra-PORA Menembak 2026 di Lapangan Mata Ie

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Resmikan Pesawat Simulasi Haji di Asrama Haji Banda Aceh, Singgung Sejarah Seulawah RI 001

Pemerintah Aceh

Disdik Aceh Gelar Tryout TKA, Tingkatkan Kesiapan Siswa Menghadapi Ujian dan Tantangan Global

Pemerintah Aceh

Pj Gubernur Safrizal Sambut Dewan KEK, Dorong Pengembangan KEK Arun Lhokseumawe untuk Perekonomian dan Tenaga Kerja

Pemerintah Aceh

Gubernur Mualem dan DPRA Tandatangani KUA-PPAS 2026

Advetorial

Perpustakaan Desa di Aceh Jadi Motor Literasi dan Pemberdayaan Ekonomi