Blangkejeren — Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA., bersama Asisten I Sekda Aceh Syakir dan rombongan terjebak longsor di Gampong Tetumpun, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, Sabtu (3/1/2026).
Peristiwa tersebut terjadi saat rombongan Sekda Aceh melakukan perjalanan dari Gayo Lues menuju Aceh Tenggarauntuk menyalurkan bantuan bagi korban banjir dan tanah longsor. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak malam sebelumnya memicu sejumlah titik longsor di sepanjang jalur penghubung antarkabupaten itu.
Di Gampong Tetumpun, rombongan sempat berhasil melintasi titik longsor pertama yang telah dibersihkan. Namun, sekitar satu kilometer dari lokasi tersebut, rombongan kembali dihadapkan pada titik longsor kedua yang masih dalam proses penanganan.
Pantauan di lokasi menunjukkan dua unit alat berat tengah melakukan pembersihan material longsoran yang menutup badan jalan. Setelah melakukan pemantauan dan koordinasi dengan petugas di lapangan, proses pembersihan diperkirakan baru dapat diselesaikan pada Minggu (4/1/2026).
Dengan mempertimbangkan faktor keselamatan dan waktu tempuh, Sekda Aceh bersama rombongan memutuskan untuk kembali ke arah Gayo Lues dan mengalihkan rute perjalanan menuju Aceh Tamiang melalui jalur Tranggon–Babah Rot (Aceh Barat Daya).
Namun, saat melintasi kembali titik longsor pertama yang sebelumnya sudah dapat dilewati, longsoran baru kembali menutup badan jalan. Akibatnya, Sekda Aceh dan rombongan terjebak di tengah perjalanan dan belum dapat melanjutkan perjalanan hingga berita ini diturunkan.
Hingga saat ini, Sekda Aceh beserta rombongan masih menunggu proses pembersihan material longsor dan pembukaan kembali akses jalan oleh petugas terkait.
Editor: Amiruddin. MK









