Home / Banda Aceh

Jumat, 2 Januari 2026 - 12:20 WIB

Tanpa Kembang Api dan Petasan, Malam Tahun Baru 2026 di Banda Aceh Berlangsung Kondusif

mm Redaksi

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal bersama Forkopimda saat patroli pengamanan malam pergantian tahun 2026 di kawasan Simpang Lima Banda Aceh, Rabu (31/12/2025). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal bersama Forkopimda saat patroli pengamanan malam pergantian tahun 2026 di kawasan Simpang Lima Banda Aceh, Rabu (31/12/2025). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Banda Aceh — Perayaan malam pergantian tahun 2026 di Kota Banda Aceh berlangsung sepi dan kondusif. Tidak terlihat adanya pesta kembang api, petasan, terompet, balapan liar, maupun aktivitas lain yang bertentangan dengan syariat Islam dan nilai budaya Aceh.

Menjelang detik-detik pergantian tahun, Rabu (31/12/2025), Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal bersama Wakil Wali Kota Afdhal Khalilullah, unsur Forkopimda, serta rombongan melakukan patroli ke sejumlah titik yang diperkirakan berpotensi terjadi keramaian. Patroli tersebut berakhir di kawasan Bundaran Simpang Lima Banda Aceh.

Baca Juga :  Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kasatpol PP Banda Aceh Perintahkan Personel Siaga Banjir

Di lokasi yang biasanya menjadi pusat berkumpul warga saat malam tahun baru itu, aparat keamanan gabungan melakukan penjagaan ketat. Pengguna jalan diimbau untuk tidak berhenti atau berkumpul di sekitar bundaran.

Saat jarum jam menunjukkan pukul 00.00 WIB, tidak tampak adanya perayaan kembang api. Aparat gabungan juga terus memberikan imbauan kepada masyarakat melalui pengeras suara agar tidak melakukan perayaan tahun baru.

“Pukul 00.00 WIB, alhamdulillah masyarakat Kota Banda Aceh sudah sangat memahami bahwa penyambutan tahun baru tidak sesuai dengan syariat Islam, serta tidak sejalan dengan adat istiadat dan budaya kita,” ujar Wali Kota Illiza.

Baca Juga :  Festival Gayain 2025 Resmi Dibuka, Tarian Kolosal Warnai Malam Budaya di Blang Padang

Dalam keterangannya, Illiza menyampaikan rasa syukur atas kondisi kota yang tetap aman dan terkendali sepanjang malam pergantian tahun.

“Alhamdulillah, sejak pukul 20.00 WIB kami bersama unsur Forkopimda dan seluruh aparat penegak hukum telah berkeliling Kota Banda Aceh. Kami memastikan semuanya berjalan lancar dan kondusif dalam malam pergantian tahun dari 2025 ke 2026,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa perayaan tahun baru tidak hanya bertentangan dengan adat dan budaya Aceh, tetapi juga kurang tepat dilakukan di tengah suasana duka akibat musibah banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh.

Baca Juga :  Cegah Penyalahgunaan, Kasatpol PP Banda Aceh Perintahkan Patroli Prioritaskan Taman Bustanussalatin

“Perayaan tahun baru memang tidak sesuai dengan adat dan budaya kita, apalagi Aceh sedang berduka akibat musibah banjir dan longsor yang melanda Tanoh Rencong,” tambah Illiza.

Sebagai penutup, Wali Kota Banda Aceh menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mematuhi imbauan Forkopimda.

“Terima kasih kepada masyarakat Banda Aceh. Semoga suasana kondusif yang kita ciptakan malam ini terus terjaga ke depannya,” pungkas Illiza.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Malam Puncak Agam Inong Banda Aceh 2025 Berlangsung Meriah, Sagti Aprilian dan Cut Riska Adilla Muly Dinobatkan sebagai Pemenang

Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Siap Kolaborasi dengan BPJPH RI Perluas Sertifikasi Halal Menjelang Wajib Halal 2026

Advetorial

Dinas Sosial Kota Banda Aceh Fasilitasi Sosialisasi Program JKN bagi Petugas SLRT se-Kota Banda Aceh

Advetorial

891 Kasus HIV/AIDS Tercatat di Banda Aceh, Stigma dan Pasien Putus Obat Masih Jadi Hambatan

Aceh Barat Daya

PAOGI dan AMSA USK Gelar Aksi Deteksi Dini Kanker Serviks

Advetorial

Gerakan Pangan Murah di Banda Aceh Digenjot untuk Tekan Inflasi Jelang Idul Adha

Banda Aceh

Pilchiksung Jeulingke 2026 Digelar Ulang, 5 Calon Keuchik Siap Bertarung

Advetorial

Budaya Patriarki Masih Jadi Tantangan Pemberdayaan Perempuan di Gampong