Aceh Barat – TK Kemala Bhayangkari 08 Aceh Barat menggelar Festival Market Day yang dirangkaikan dengan Perayaan Hari Ibu, Rabu (21/1/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut mengusung tema “Ibu Inspirasiku, Market Day Karyaku”.
Festival ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi TK Kemala Bhayangkari 08 Aceh Barat bersama orang tua atau wali murid, para guru, serta pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari. Kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran yang memadukan nilai edukasi, kreativitas, dan penghargaan terhadap peran ibu dalam pendidikan anak usia dini.
Perayaan ini mendapat apresiasi dari Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Aceh Barat, Bekha Yhogi. Ia menilai kegiatan Festival Market Day dan Hari Ibu sebagai langkah positif dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter sejak usia dini.
“Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan, sekaligus memperkuat peran keluarga, khususnya ibu, dalam proses tumbuh kembang anak,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala TK Kemala Bhayangkari 08 Aceh Barat, Kartika S. Utami, ST, M.Ars, menjelaskan bahwa Market Day bukan sekadar kegiatan jual beli, melainkan media pembelajaran untuk menanamkan nilai-nilai karakter kepada anak.
“Market Day bertujuan melatih kemandirian, kejujuran, tanggung jawab, kreativitas, keberanian, serta kemampuan berkomunikasi dan bekerja sama sejak usia dini,” kata Kartika dalam sambutannya.
Menurutnya, peringatan Hari Ibu juga menjadi momentum penting untuk menanamkan rasa cinta, hormat, dan penghargaan kepada sosok ibu sebagai pendidik pertama dan utama dalam kehidupan anak.
“Ibu adalah sumber inspirasi, kasih sayang, dan keteladanan yang memiliki peran besar dalam membentuk karakter serta kepribadian anak,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan berlangsung meriah dengan berbagai agenda, di antaranya fashion show anak dan ibu yang menampilkan kebersamaan serta kedekatan emosional orang tua dan anak. Selain itu, sejumlah stan Market Day menampilkan berbagai hasil karya dan produk sederhana yang dikelola oleh siswa dengan pendampingan guru dan orang tua.
Kartika juga menjelaskan bahwa kegiatan ini sejatinya direncanakan bertepatan dengan peringatan Hari Ibu pada Desember lalu. Namun, pelaksanaannya ditunda sebagai bentuk empati terhadap musibah banjir dan longsor yang melanda Aceh dan beberapa wilayah sekitarnya.
“Meski sempat tertunda, semangat kebersamaan dan tujuan pendidikan dari kegiatan ini tetap terjaga,” ungkapnya.
Melalui Festival Market Day dan Perayaan Hari Ibu ini, pihak sekolah berharap dapat memberikan pengalaman belajar yang bermakna, mempererat sinergi antara sekolah dan orang tua, serta menanamkan nilai-nilai karakter positif pada anak sejak usia dini.
Editor: Amiruddin. MK









