Home / Daerah / Peristiwa / Tni-Polri

Sabtu, 13 Desember 2025 - 14:10 WIB

TNI AL Berhasil Operasi Patah Tulang Kaki Anak 9 Tahun di Aceh Tamiang

Farid Ismullah

TNI AL Berhasil Operasi Patah Tulang Kaki Anak 9 Tahun di Aceh Tamiang, Aceh Tamiang, Sabtu (13/12/2025). (Foto : NOA.co.id/HO-Dispenal).

TNI AL Berhasil Operasi Patah Tulang Kaki Anak 9 Tahun di Aceh Tamiang, Aceh Tamiang, Sabtu (13/12/2025). (Foto : NOA.co.id/HO-Dispenal).

Tamiang — KRI dr. Soeharso-990 (KRI SHS-990) bekerja sama dengan tim Satgas Marinir dan Satgas Kesehatan berkomitmen dalam memberikan dukungan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana alam di wilayah Aceh dan Sumatra.

Pada Jumat (12/12), tim medis KRI SHS-990 saat lego jangkar di Perairan Aceh Tamiang dibantu dengan kapal-kapal nelayan menuju lokasi terdampak bencana.

Kemudian para tim medis melaksanakan screening terhadap korban terdampak. Menurut informasi dari masyarakat bahwa terdapat anak kecil, korban banjir, menderita patah tulang kaki.

Baca Juga :  Update Kasus Beasiswa, Dirreskrimsus: Perlu Sinkronisasi Ulang Antara Penyidik dengan JPU

Mendapat informasi tersebut, tim medis KRI SHS-990 segera menuju lokasi anak tersebut.

“Kami dapatkan anak-anak usia sembilan tahun, dengan patah tulang kedua kaki. Salah satunya patah tulang terbuka. Berdasarkan informasi dari orang tua, hampir dua minggu, sejak awal musibah tersebut, kejadian itu dikarenakan pasien terjatuh. Karena banjir bandang tersebut menyebabkan akses ke rumah sakit terdekat tidak bisa dilalui. Akhirnya terbengkalai anak itu,” ujar Mayor Laut (K) dr.Helmy Fahada, SpB Instrument, selaku Dokter Bedah yang onboard di KRI SHS-990, dalam keterangan resmi Dinas Penerangan Angkatan Laut, Sabtu, 13 Desember 2025.

Baca Juga :  PGRI Aceh Besar Ajak Guru dan Tenaga Kependidikan untuk Berqurban

Selanjutnya, pasien dievakuasi menuju KRI SHS-990 dan segera dilaksanakan assessment.

Pasien mengalami patah tulang cruris terbuka di sebelah kiri, dan patah tulang tibia sebelah kanan. Sehingga tim medis bersama Persatuan Ahli Bedah Ortopedi Indonesia (PABOI) yaitu dr. Charles Apulta Meliala, Sp.OT-CFA dan dr. Budi AM Siregar, Sp.OT., memutuskan untuk melakukan tindakan operasi pada pasien di atas kapal.

Kegiatan operasi yang berlangsung selama dua jam tersebut berjalan dengan lancar, dan telah dilaksanakan sesuai prosedur dan standar pelayanan kesehatan.

Baca Juga :  Menhan : Aceh Dapat Bantuan Negara Lain, itu bukan bantuan Asing

Pelayanan kesehatan kepada korban terdampak bencana ini merupakan implementasi dari perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang menegaskan bahwa unsur-unsur TNI AL sebagai bentuk komitmen TNI AL dalam melaksanakan Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya pada penanggulangan bencana alam, yang diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat serta mempercepat pemulihan kondisi kesehatan pasca bencana alam di wilayah Aceh dan Sumatra.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Polresta Banda Aceh Inisiator Proses Peusijuek Lima Paguyuban Mahasiswa 

Daerah

Eksklusif: Pertemuan Rahasia Kasat Reskrim dengan Kritikus Tambang Ilegal – Ada Apa?

Daerah

Pj Gubernur Lantik Direktur Bisnis dan Direktur Dana dan Jasa Bank Aceh

Daerah

Kanwil Kemenkum Aceh Gelar Sosialisasi Indeks Reformasi Hukum

Internasional

Tsunami Hantam Rusia Usai Gempa Dahsyat

Daerah

Jadi Tuan Rumah Pra Pora 2025, Tim Dayung Putri Berhasil Raih Finis Pertama

Daerah

Wamentan : Anak Muda Harus Punya Visi dan Bagian Dari Solusi

Daerah

Pj Gubernur Safrizal dan Wali Nanggroe Aceh Serahkan Aset untuk Keluarga Laksamana Keumalahayati