Home / Internasional / Tni-Polri

Rabu, 6 Agustus 2025 - 20:02 WIB

Sinergi Maritim, Bakamla RI Dorong Formalisasi ACF ke Sekjen ASEAN

mm Redaksi

Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Irvansyah (Pertama Kiri) dalam pertemuan resmi bersama Sekretaris Jenderal ASEAN H.E. Dr. Kao Kim Hourn (Pertama Kanan) di Kantor Sekretariat ASEAN, Jakarta Selatan, Rabu (6/8/2025). (Foto : NOA.co.d/HO-Bakamla RI).

Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Irvansyah (Pertama Kiri) dalam pertemuan resmi bersama Sekretaris Jenderal ASEAN H.E. Dr. Kao Kim Hourn (Pertama Kanan) di Kantor Sekretariat ASEAN, Jakarta Selatan, Rabu (6/8/2025). (Foto : NOA.co.d/HO-Bakamla RI).

Jakarta – Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) Laksdya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr.Opsla., memimpin pertemuan resmi dengan Sekretaris Jenderal Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) H.E. Dr. Kao Kim Hourn.

Laksdya TNI Dr. Irvansyah mewakili ASEAN Coast Guard Forum (ACF) dalam rangka meneguhkan tekad negara-negara ASEAN dalam memperkuat sinergi maritim serta mendorong koordinasi yang lebih intensif di antara institusi coast guard dan maritime law enforcement kawasan.

“Tujuannya adalah untuk memperoleh dukungan ASEAN dalam proses formalisasi ACF ke dalam struktur kelembagaan resmi ASEAN,” Kata Laksdya TNI Irvansyah di Jakarta, Rabu 6 Agustus 2025.

Baca Juga :  Dua Jemaah Haji Aceh Kembali Wafat di Makkah, Totalnya Jadi Tujuh

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Bakamla RI memaparkan sejarah pembentukan ACF yang dimulai sejak 2014 dan terus berkembang hingga saat ini melalui berbagai pertemuan tingkat teknis dan pimpinan.

“Meskipun dokumen dasar seperti Terms of Reference (TOR) dan Concept Paper masih dalam proses finalisasi, ACF telah memperoleh pengakuan di sejumlah dokumen resmi ASEAN, termasuk dalam ASEAN Political-Security Community Strategic Plan 2045 dan Joint Communique pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN sejak 2023,” Ujarnya.

Baca Juga :  Mimpi karier sebagai chef Menjadi Maut di Kamboja

Bakamla RI menekankan bahwa ACF telah menunjukkan kemajuan konkret melalui kegiatan berbagi informasi rutin bulanan, kerja sama operasional seperti latihan bersama dan kunjungan pelabuhan, serta pelatihan peningkatan kapasitas antara coast guard dan maritime law enforcement agencies.

“Untuk memperkuat kerja sama ini, Bakamla RI juga merencanakan pelaksanaan Table-Top Exercise (TTX) pada 2026 di Indonesia, yang akan membahas protokol unplanned encounter at sea sebagai upaya membangun kepercayaan antar negara anggota,” Katanya.

Baca Juga :  Mei mendatang, KBRI Abuja dan ITPC Lagos hadirkan produk halal indonesia di Nigeria   

Irvansyah menambahkan, Pertemuan ini juga memperkuat mandat yang diberikan oleh anggota ACF dalam pertemuan ke-4 di Pattaya, Thailand pada Juni 2025 lalu yang menunjuk Bakamla RI untuk mewakili forum dalam menjalin komunikasi dengan Sekretariat ASEAN.

“Berharap langkah ini dapat menjadi titik tolak menuju pengakuan resmi ACF sebagai sektor kerja sama maritim yang terintegrasi dalam kerangka ASEAN,” Tutup Laksdya TNI Irvansyah.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Tni-Polri

Dandim 0116/Nagan Raya bersama masyarakat Laksanakan Peseujuk Pra TMMD Reguler ke 120

Hukrim

17 Perempuan Asal Indonesia diduga jadi korban TPPO

Daerah

Pangdam IM Terima Audiensi Wamenkominfo Bahas Sinergi untuk PON XXI Aceh-Sumut 2024

Internasional

Kemenko Polkam Tegaskan Peran Indonesia di Pilar Politik dan Keamanan ASEAN

Nasional

Bakamla RI Sambut Kedatangan Vietnam Coast Guard

Nasional

Wapang TNI Pimpin Sertijab Kapuspen TNI, PMPP dan Kapusjaspermildas

Internasional

Presiden Joko Widodo Ajak Negara Global South Perkuat Solidaritas Hadapi Tantangan Global

Daerah

TNI AL Bangun Posko Kesehatan di Kuala Cangkoi, Aceh Utara