Home / Tni-Polri

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:50 WIB

TNI dan Masyarakat Gotong Royong Percepat Pengecoran Lantai Jembatan Beton di Desa Bunga Melur Aceh Tenggara

mm Redaksi

Personel TNI bersama masyarakat bergotong royong melakukan pengecoran lantai jembatan beton di Desa Bunga Melur, Kecamatan Deleng Pokhkisen, Aceh Tenggara, Jumat (7/8/2026). Foto: Dok. Istimewa

Personel TNI bersama masyarakat bergotong royong melakukan pengecoran lantai jembatan beton di Desa Bunga Melur, Kecamatan Deleng Pokhkisen, Aceh Tenggara, Jumat (7/8/2026). Foto: Dok. Istimewa

Aceh Tenggara — Semangat kebersamaan dan gotong royong antara personel TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam pembangunan infrastruktur pedesaan di Kabupaten Aceh Tenggara. Memasuki progres pembangunan sekitar 51 persen, personel TNI bersama warga terus bekerja keras mempercepat pembangunan jembatan beton yang berada di Desa Bunga Melur, Kecamatan Deleng Pokhkisen, Kabupaten Aceh Tenggara.

Salah satu tahapan yang tengah dikerjakan adalah pengecoran lantai jembatan. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara bersama-sama dengan melibatkan personel TNI dan masyarakat setempat sebagai bentuk kepedulian serta dukungan terhadap percepatan pembangunan infrastruktur yang nantinya akan digunakan untuk menunjang berbagai aktivitas warga, Jumat (7/8/2026).

Sejak pagi hari, personel TNI bersama masyarakat telah berada di lokasi pembangunan. Dengan penuh semangat, mereka melaksanakan berbagai pekerjaan mulai dari menyiapkan material dan campuran beton, mengangkut bahan ke titik pengecoran, menuangkan adonan beton, hingga meratakan permukaan lantai jembatan.

Setiap pekerjaan dilakukan secara bergotong royong dengan pembagian tugas yang terkoordinasi. Meskipun pekerjaan membutuhkan tenaga dan ketelitian, seluruh personel dan masyarakat tetap bekerja dengan penuh semangat. Kekompakan yang terjalin membuat proses pengerjaan dapat berlangsung secara lebih efektif sekaligus menciptakan suasana kerja yang penuh kebersamaan.

Danposramil Deleng Pokhkisen, Peltu Sabrizen Pelis, mengatakan bahwa pengecoran lantai merupakan salah satu tahapan penting dalam pembangunan jembatan beton. Oleh karena itu, pihaknya bersama masyarakat terus berupaya melaksanakan pekerjaan secara maksimal dengan tetap memperhatikan kualitas hasil pembangunan.

Baca Juga :  Tinjau Pelabuhan Merak, Kapolri Pastikan Siap Wujudkan Mudik Aman untuk Masyarakat 

“Melalui semangat gotong royong, pekerjaan menjadi lebih ringan dan penyelesaiannya dapat berlangsung lebih cepat. Kami berharap pembangunan jembatan ini segera rampung sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari,” ujar Peltu Sabrizen Pelis.

Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan sarana penghubung yang lebih layak bagi masyarakat. Keberadaan jembatan yang representatif diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga ketika melintasi jalur tersebut, terutama dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Peltu Sabrizen Pelis juga menegaskan bahwa kehadiran personel TNI dalam pembangunan infrastruktur di wilayah merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap kondisi dan kebutuhan masyarakat. TNI tidak hanya memiliki tugas dalam menjaga keamanan dan pertahanan negara, tetapi juga senantiasa berupaya hadir di tengah masyarakat untuk membantu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi warga sesuai dengan kapasitas dan tugas kewilayahan.

“Keberadaan kami di tengah masyarakat merupakan bagian dari upaya untuk mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Apa yang kami lakukan diharapkan dapat memberikan manfaat dan mendorong masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan serta gotong royong,” tambahnya.

Selama proses pengecoran berlangsung, suasana kebersamaan tampak begitu kuat. Personel TNI dan masyarakat saling membantu dalam menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan. Tidak terlihat sekat antara personel TNI dan warga, karena seluruhnya bekerja dengan tujuan yang sama, yaitu mempercepat pembangunan jembatan agar segera dapat digunakan.

Baca Juga :  Diduga Hendak Kerja di Kamboja, Polsek Amankan Dua Pemuda

Semangat gotong royong tersebut menjadi gambaran nyata bahwa kebersamaan antara TNI dan masyarakat masih menjadi kekuatan penting dalam mendukung pembangunan di wilayah pedesaan. Dengan keterlibatan langsung masyarakat, pembangunan tidak hanya menghasilkan sebuah infrastruktur, tetapi juga memperkuat rasa memiliki dan tanggung jawab bersama terhadap fasilitas yang nantinya digunakan untuk kepentingan umum.

Pembangunan jembatan beton di Desa Bunga Melur memiliki arti penting bagi masyarakat Kecamatan Deleng Pokhkisen. Jembatan tersebut nantinya diharapkan dapat menjadi akses penghubung yang lebih aman dan nyaman, sekaligus memperlancar mobilitas warga dari dan menuju kawasan permukiman, lahan pertanian maupun perkebunan.

Selain mendukung mobilitas masyarakat, keberadaan jembatan juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap aktivitas perekonomian warga. Akses transportasi yang lebih baik akan memudahkan masyarakat dalam mengangkut hasil pertanian dan perkebunan menuju lokasi pemasaran, sehingga distribusi hasil produksi dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien.

Tidak hanya sektor ekonomi, jembatan tersebut juga diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam memperoleh akses terhadap berbagai fasilitas pelayanan publik, seperti pendidikan, kesehatan, pemerintahan, serta pusat-pusat kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat.

“Jembatan ini bukan hanya sekadar sarana penghubung, tetapi juga menjadi penunjang peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan akses yang lebih baik, aktivitas ekonomi warga akan semakin lancar dan roda perekonomian desa dapat berkembang,” ungkap Peltu Sabrizen Pelis.

Baca Juga :  Kapolda Aceh Buka Latpraops Ketupat Seulawah-2025

Dengan progres pembangunan yang telah mencapai sekitar 51 persen, personel TNI bersama masyarakat akan terus berupaya menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan sesuai dengan target yang telah ditentukan. Kerja sama dan koordinasi di lapangan terus ditingkatkan agar pembangunan dapat berjalan secara optimal serta menghasilkan konstruksi yang kokoh dan dapat digunakan dalam jangka panjang.

Pembangunan jembatan beton ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga menjadi investasi infrastruktur yang mampu mendukung perkembangan Desa Bunga Melur dan wilayah Kecamatan Deleng Pokhkisen secara berkelanjutan.

Sinergi antara TNI dan masyarakat dalam pembangunan tersebut menjadi bukti nyata pentingnya kolaborasi dalam mempercepat pembangunan di wilayah. Dengan semangat gotong royong, kepedulian dan kebersamaan yang terus dipelihara, pembangunan jembatan beton di Desa Bunga Melur diharapkan dapat segera diselesaikan tepat waktu dan dengan kualitas yang baik.

Setelah selesai dan dapat digunakan, jembatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar aktivitas masyarakat, mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, serta memberikan manfaat yang luas bagi warga Desa Bunga Melur dan masyarakat Kecamatan Deleng Pokhkisen, Kabupaten Aceh Tenggara.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Wujud Sinergitas TNI-Polri dan Kemanunggalan Rakyat, Satgas Yonif 112/DJ Resmikan Aula Merah Putih di Pos Kalome

Tni-Polri

Karo Ops Polda Aceh Resmi Sandang Pangkat Brigadir Jenderal

Tni-Polri

Malam Ketiga Bhayangkara Fest 2026 Dikunjungi 33.149 Pengunjung

Tni-Polri

Sambangi Gerai Vaksinasi, Dandim 0110/Abdya Bantu Life Jacket

Nasional

Polri Tegaskan Rekrutmen Taruna-Taruni Akpol 2026 Satu Jalur dan Bebas Kecurangan

Aceh Barat Daya

Serius Berantas Narkoba, Dandim Abdya Nyatakan Siap Mendukung Kepolisian

Daerah

Material Batu Gunung Akibat Longsor di Desa Layeun Aceh Besar Mulai Dibersihkan

Daerah

Hadiri Upacara HUT Ke-80 TNI, Kapolda Aceh: Makin Kuat Bersama Rakyat