Banda Aceh – Kabar gembira datang bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Aceh. Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, uang meugang bagi ASN mulai disalurkan pada Selasa (10/3/2026).
Kebijakan percepatan penyaluran tersebut dilakukan oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan disambut positif oleh para ASN, termasuk guru dan tenaga kependidikan. Pencairan yang dilakukan lebih awal dinilai sangat membantu dalam mempersiapkan kebutuhan keluarga menjelang Lebaran.
Guru SMAN 5 Banda Aceh, Rhilmanidar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Aceh atas pencairan uang meugang yang dilakukan lebih cepat tahun ini.
Menurutnya, kebijakan tersebut sangat membantu para guru dalam mempersiapkan berbagai kebutuhan keluarga menjelang Hari Raya Idul Fitri.
“Alhamdulillah, tahun ini proses penyaluran uang meugang lebih cepat. Terima kasih kepada Gubernur Aceh dan juga kepada Bapak Kepala Dinas Pendidikan Aceh atas perhatiannya,” ujar Rhilmanidar.
Ia menuturkan, di tahun-tahun sebelumnya uang meugang sering disalurkan terlambat. Karena itu, pencairan yang dilakukan menjelang Lebaran kali ini dinilai sebagai bukti komitmen pemerintah daerah dalam memperbaiki tata kelola keuangan sekaligus memperhatikan kesejahteraan ASN.
“Ini tentu sangat membantu kami para guru. Kami merasa diperhatikan, terutama menjelang hari-hari besar seperti Idul Fitri,” katanya.
Rhilmanidar berharap kebijakan tersebut dapat terus dipertahankan di masa mendatang sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan di Aceh.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murtalamuddin, S.Pd., M.Sp mengatakan percepatan penyaluran uang meugang merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Aceh untuk memberikan perhatian kepada para pelaku pendidikan, terutama saat menghadapi momentum hari besar keagamaan.
Menurutnya, selain membantu kebutuhan ekonomi ASN, kebijakan ini juga bertujuan menjaga kondisi psikologis guru dan tenaga kependidikan agar tetap nyaman dan tenang dalam menjalankan tugas.
“Alhamdulillah, tahun ini proses penyaluran uang meugang dapat dilakukan lebih cepat, yakni pada sepuluh hari terakhir Ramadan. Ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Aceh dalam memperbaiki tata kelola keuangan, sekaligus memberikan perhatian kepada guru dan tenaga kependidikan menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ujar Murtalamuddin.
Ia menegaskan, pemerintah daerah ingin terus menjaga dan merawat kenyamanan para pelaku pendidikan, mengingat guru dan tenaga kependidikan merupakan garda terdepan dalam membangun kualitas sumber daya manusia di Aceh.
“Pemda Aceh ingin terus menjaga dan merawat kenyamanan pelaku pendidikan. Salah satunya dengan menjaga kondisi psikologis mereka, agar guru dan tenaga kependidikan merasa diperhatikan dan tetap fokus menjalankan tugas mendidik generasi Aceh,” katanya.
Murtalamuddin berharap percepatan penyaluran uang meugang ini dapat membantu ASN memenuhi kebutuhan keluarga menjelang Lebaran, sekaligus menambah semangat para pendidik dalam menjalankan tugasnya di sekolah.
Editor: Amiruddin. MK















