Meulaboh — Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil, SH, menghadiri kegiatan Khanduri Laot, santunan anak yatim, dan pelantikan pengurus Panglima Laot Lhok Kuala Bubon periode 2025–2031. Acara berlangsung di Lapangan Bola Kaki, Desa Kuala Bubon, Kecamatan Samatiga, Rabu (21/1/2026).
Dalam sambutannya, Said Fadheil mengatakan bahwa Khanduri Laot merupakan bentuk kearifan lokal dan tradisi adat masyarakat Aceh. Pelaksanaan kegiatan ini menjadi simbol kuatnya semangat kebersamaan serta wujud syukur kepada Allah atas keberkahan hasil laut yang melimpah.
“Sektor kelautan dan perikanan menjadi salah satu sektor unggulan Kabupaten Aceh Barat yang memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan. Pemkab Aceh Barat berkomitmen mendukung kesejahteraan nelayan melalui peningkatan infrastruktur, pelatihan, hingga peningkatan keterampilan masyarakat nelayan,” ujar Said.
Selain itu, ia menyampaikan bahwa Pemkab Aceh Barat juga mendorong para nelayan untuk mengembangkan Kelompok Usaha Bersama (KUB) atau unit koperasi agar memudahkan pemerintah dalam memberikan perhatian melalui berbagai penyaluran bantuan yang tersedia.
“Melalui kesempatan ini kami mengajak seluruh masyarakat nelayan untuk mendukung berbagai program kerja pemerintah, salah satunya dalam hal pengendalian inflasi. Sektor kelautan dan perikanan memberikan andil inflasi yang cukup signifikan, terutama pada komoditas ikan,” katanya.
Said menegaskan bahwa dengan kebersamaan dan kekompakan semua pihak serta saling bahu membahu, sektor kelautan dan perikanan Aceh Barat dapat maju dengan upaya peningkatan produksi perikanan.
“Semoga dengan adanya acara Khanduri Laot ini rezeki dari sektor kelautan kita semakin melimpah serta dapat memajukan perekonomian para nelayan setempat,” pungkasnya.
Editor: Amiruddin. MK









