Home / Pemerintah Aceh

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:26 WIB

Wagub Aceh Fadhlullah Minta Percepatan Huntara dan Kejelasan Huntap dalam Rapat Kemenko PMK di Jakarta

mm Redaksi

Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, saat menghadiri Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Provinsi Aceh, Provinsi Sumatera Utara dan Provinsi Sumatera Barat, di Ruang Rapat Lantai 14, Gedung Kemenko PMK, Jakarta, Jum'at, (27/2/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, saat menghadiri Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Provinsi Aceh, Provinsi Sumatera Utara dan Provinsi Sumatera Barat, di Ruang Rapat Lantai 14, Gedung Kemenko PMK, Jakarta, Jum'at, (27/2/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Jakarta – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menghadiri Rapat Tingkat Menteri Satuan Tugas (Satgas) Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang digelar di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Jakarta Pusat, Jumat (27/2/2026).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang PMK dan membahas progres pelaksanaan rehabilitasi serta rekonstruksi pascabencana, sekaligus menyepakati Rencana Induk Percepatan Penanganan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana sebagai acuan bersama lintas kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.

Baca Juga :  Kepala Dinas Pangan Aceh Apresiasi Keberhasilan Program Minapadi Yayasan Halimon Al-Asyi

Dalam forum itu, Fadhlullah menekankan pentingnya percepatan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana. Ia juga meminta kejelasan terkait realisasi hunian tetap (huntap), khususnya bagi warga Kabupaten Bireuen yang telah hampir tiga bulan menerima Dana Tunggu Hunian (DTH).

Menurutnya, kepastian pembangunan huntap menjadi kebutuhan mendesak agar masyarakat segera mendapatkan tempat tinggal yang layak dan permanen.

Selain itu, Fadhlullah juga meminta Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk meninjau kembali sejumlah program di daerah yang tidak terdampak bencana namun masuk dalam skema perencanaan di luar kegiatan kebencanaan.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Kembali Raih Predikat Informatif dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025

Ia menilai penyesuaian tersebut penting agar fokus dan efektivitas anggaran benar-benar diarahkan kepada wilayah terdampak, sehingga pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan lebih tepat sasaran.

“Ada beberapa program yang kami lihat di Bappenas. Bahkan ada beberapa daerah yang sebenarnya tidak terdampak, tetap diakomodir kegiatannya, meski di luar kegiatan bencana. Nah, ini mohon nanti dikoreksi kembali,” ujar Fadhlullah.

Baca Juga :  Tim Relawan ASN BPBJ Setda Aceh Gotong Royong Pemulihan Dua Dayah di Aceh Utara, Pemerintah Aceh Salurkan Bantuan Kebutuhan Dasar

Pada kesempatan tersebut, Fadhlullah juga menyampaikan apresiasi kepada Prabowo Subianto selaku Presiden Republik Indonesia atas bantuan sapi untuk tradisi meugang Ramadan yang sakral bagi masyarakat Aceh.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden atas bantuan sapi untuk meugang Ramadan. Tradisi ini sangat sakral bagi masyarakat Aceh. Kami berharap bantuan serupa juga dapat diberikan kembali pada meugang Idulfitri mendatang,” pungkasnya.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Ajang FLS3N Disabilitas Wilayah III Dimulai, Disdik Aceh: Ini Panggung Bagi Talenta Istimewa

News

Muzakir Manaf – Fadhlullah Hadiri Pelantikan Kepala Daerah se Indonesia di Jakarta

Daerah

Sekda Aceh Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Pemulihan Ekonomi Pascabencana

Daerah

Lembaga Wali Nanggroe Turunkan Relawan ke Aceh Tamiang, Fokus Pemulihan Pendidikan Pascabanjir dan Longsor

Pemerintah Aceh

Peringati Hardikda 2025, Wagub: Pendidikan Unggul Jadi Kunci Mewujudkan Aceh Maju

Pemerintah Aceh

Kasatpol PP-WH Aceh Ajak Media Kawal Qanun Syariat

News

Aceh Raih Gold Award UB Halalmetric 2025, Komitmen Memperkuat Ekosistem Halal dan Wisata Syariah

Pemerintah Aceh

Plt. Kadisdik Aceh Dorong Sekolah Bermental Bisnis: “Aset Negara Harus Produktif”