Home / Pemerintah Aceh

Jumat, 6 Maret 2026 - 08:01 WIB

Wagub Aceh Serahkan Bantuan Rumah Korban Bencana di Bireuen, Nilai Capai Rp86,9 Miliar

mm Redaksi

Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah saat menyerahkan secara simbolis bantuan stimulan rumah rusak ringan dan sedang tahap II kepada warga terdampak banjir dan longsor sebagai upaya percepatan pemulihan pascabencana atas arahan, di Pendopo Bupati Bireuen, Selasa (3/3/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah saat menyerahkan secara simbolis bantuan stimulan rumah rusak ringan dan sedang tahap II kepada warga terdampak banjir dan longsor sebagai upaya percepatan pemulihan pascabencana atas arahan, di Pendopo Bupati Bireuen, Selasa (3/3/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Bireuen – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menegaskan bahwa penyerahan bantuan rumah rusak ringan dan sedang tahap II bagi korban banjir dan longsor di 16 kabupaten/kota di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat merupakan bukti nyata kehadiran negara bagi masyarakat terdampak bencana.

Hal tersebut disampaikan Fadhlullah saat menghadiri acara penyerahan bantuan yang dipusatkan di halaman Pendopo Bupati Bireuen, Selasa (3/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno. Sementara pemerintah daerah lain yang juga menerima bantuan mengikuti kegiatan secara daring dan melakukan penyerahan di wilayah masing-masing.

“Penyerahan bantuan ini merupakan bentuk nyata negara hadir untuk rakyat. Bantuan ini sangat berarti dan menegaskan kuatnya sinergi dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi yang terukur,” ujar Fadhlullah.

Baca Juga :  Sinergi Dinas Sosial Aceh dan Kemensos RI Selamatkan Anak dari Situasi Rentan di Aceh Utara

Ia juga mengingatkan para bupati dan wali kota di daerah terdampak agar mengawal ketat proses penyaluran bantuan. Menurutnya, proses pendataan harus dilakukan secara akurat dan melibatkan aparatur hingga tingkat desa agar bantuan benar-benar tepat sasaran.

“Kami harap bantuan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menata kehidupan yang lebih baik,” tambahnya.

Sementara itu, Menko PMK Pratikno mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah mengarahkan agar proses pemulihan pascabencana dapat dilakukan secepat mungkin.

Bantuan stimulan yang disalurkan meliputi Rp15 juta untuk rumah rusak ringan dan Rp30 juta untuk rumah rusak sedang.

Khusus Kabupaten Bireuen, tercatat sebanyak 4.347 unit rumah menerima bantuan rumah rusak ringan dan sedang pada tahap II dengan total nilai mencapai Rp86,9 miliar. Jumlah tersebut menjadikan Bireuen sebagai daerah penerima bantuan terbesar pada tahap ini.

Baca Juga :  Kepala Dinas Pangan Aceh Apresiasi Keberhasilan Program Minapadi Yayasan Halimon Al-Asyi

Pratikno menambahkan, pemerintah juga memastikan para korban dapat menjalani Ramadan dan Idulfitri dengan kondisi yang lebih baik.

Ia juga menyebutkan bahwa tim pengarah satgas telah menetapkan rencana induk pemulihan versi pertama dan akan segera menyusun versi kedua. Pemerintah daerah diminta segera mengajukan usulan sesuai ketentuan sebelum akhir Maret, sembari memastikan verifikasi data dilakukan secara akurat.

Meski demikian, peluang bantuan lanjutan tetap terbuka bagi korban yang telah diusulkan namun belum menerima bantuan pada tahap ini.

Sementara itu, Bupati Bireuen Mukhlis menyampaikan bahwa daerahnya menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak bencana, tidak hanya dari sisi materiil tetapi juga sosial dan ekonomi.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Perkuat Respons Bencana, Salurkan Logistics Rescue ke Aceh Tengah

Dari total 31.929 rumah rusak yang diusulkan secara bertahap, sebanyak 4.347 unit rumah rusak ringan dan sedangtelah disetujui untuk penyaluran bantuan setelah melalui proses verifikasi oleh Inspektorat BNPB serta pengecekan lapangan.

Selain itu, untuk rumah rusak berat, hasil verifikasi Pemerintah Kabupaten Bireuen bersama BNPB menunjukkan sebanyak 1.109 unit rumah telah dinyatakan lolos verifikasi dan siap dilanjutkan ke tahap pembangunan.

“Percepatan pemulihan tidak dapat dilakukan sendiri, tetapi harus melalui kolaborasi. Kami berharap kunjungan kerja Menko PMK ini semakin memperkuat komunikasi dan kerja sama,” ujar Mukhlis.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Luncurkan Dashboard Penanggulangan Bencana, Data Real-Time dan Terintegrasi di tanggapi.acehprov.go.id

Nasional

Pemerintah Aceh Terima Lestari Awards 2025 dari SPS

Daerah

Ketua TP PKK Aceh Tinjau Korban Banjir Bandang Sawang Aceh Utara, 85 KK Mengungsi di Meunasah Paya Rubek

Pemerintah Aceh

Mualem Tetapkan Aceh Darurat Bencana

Banda Aceh

Gubernur Aceh Muzakir Manaf Lantik 1.184 PPPK Tahap II Formasi 2024: “Bekerjalah dengan Ikhlas untuk Rakyat”

Pemerintah Aceh

Gubernur Mualem dan DPRA Tandatangani KUA-PPAS 2026

News

Lantik Pejabat Eselon II, III, dan IV, Ini Pesan Gubernur Aceh 

Aceh Besar

Mensos dan Wagub Aceh Tinjau Sekolah Rakyat di Aceh Besar, Program Gratis untuk Anak Keluarga Miskin