Home / Pemko Banda Aceh / Pendidikan

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:40 WIB

Wali Kota Banda Aceh Dorong Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Industri untuk SDM Unggul

mm Redaksi

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyerahkan penghargaan LLDIKTI Award 2025 kepada perguruan tinggi swasta berprestasi se-Aceh di Hermes Palace Hotel, Selasa (10/2/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyerahkan penghargaan LLDIKTI Award 2025 kepada perguruan tinggi swasta berprestasi se-Aceh di Hermes Palace Hotel, Selasa (10/2/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, mendorong penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia industri sebagai fondasi pembangunan daerah berbasis inovasi dan sumber daya manusia unggul.

Hal ini disampaikan dalam Malam Penganugerahan LLDIKTI Wilayah XIII (Aceh) Award 2025, yang digelar di Hermes Palace Hotel, Selasa (10/2/2026).

Wali Kota Illiza juga menyerahkan penghargaan kepada perguruan tinggi swasta berprestasi se-Aceh. Kegiatan yang didukung Bank Syariah Nasional ini dihadiri pimpinan LLDIKTI Wilayah XIII Aceh, rektor, civitas akademika, serta pemangku kepentingan pendidikan tinggi dari seluruh Aceh.

Hadir di antaranya Kepala LLDIKTI Wilayah XIII Aceh Dr Ir Rizal Munadi, MM, MT, Prof Dr Jamaluddin, M.Ed, Prof Dr Ir Muhammad Maulana, ST, MT, Ketua APTISI Aceh Prof Dr Bansu Irianto Ansari, MPd, serta Ketua Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta se-Aceh.

Baca Juga :  Pascabanjir, Aktivitas Pendidikan Dayah Aceh Mulai Pulih, Pemprov Siapkan Dukungan

Dalam sambutannya, Wali Kota Illiza menegaskan bahwa Banda Aceh sebagai ibu kota Provinsi Aceh terbuka menjadi pusat pertemuan gagasan dan kolaborasi strategis lintas sektor.

“Alhamdulillah, malam ini kita merayakan pencapaian para insan akademik yang telah berkontribusi besar terhadap kemajuan pendidikan tinggi di Aceh,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa penganugerahan LLDIKTI Award bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk pengakuan atas dedikasi, komitmen, dan kerja keras individu maupun institusi dalam meningkatkan mutu pendidikan.

“Penghargaan ini mengakui usaha luar biasa para insan pendidikan yang terus berinovasi, berkreasi, dan menghadirkan dampak nyata bagi kampus dan daerah,” tambahnya.

Baca Juga :  Rapat Koordinasi Kesra Pelayanan Dasar Urusan Pendidikan 2024, Fokus pada Pendidikan dan Pelatihan Vokasi

Wali Kota Illiza menekankan pentingnya membangun ekosistem kolaborasi yang kuat antara perguruan tinggi, pemerintah, dan industri, sejalan dengan semangat Banda Aceh sebagai Kota Kolaborasi.

Sebagai contoh, Pemerintah Kota Banda Aceh bekerja sama dengan Universitas Syiah Kuala dalam pengembangan Banda Aceh sebagai kota parfum Indonesia, berbasis riset dan hilirisasi komoditas nilam Aceh. Ia juga menyampaikan rencana partisipasi Banda Aceh pada Festival Parfum di Paris, Prancis, dan penandatanganan kerja sama Sister City dengan Kota Grasse.

Selain itu, Illiza menyinggung pembentukan Banda Aceh Akademi yang didukung International Labour Organization (ILO) sebagai pusat pelatihan dan pengembangan kompetensi, guna menyiapkan SDM yang berdaya saing global.

Baca Juga :  Dinas Pendidikan Aceh Sambut Program "Go to School" Bersama KPI Aceh

Dalam konteks kebencanaan Aceh, ia mengajak perguruan tinggi berperan aktif melalui riset, pendataan, dan keterlibatan mahasiswa dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak.

“Prestasi ini bukan hanya kebanggaan institusi, tetapi juga kebanggaan bagi Pemerintah Kota Banda Aceh dan seluruh masyarakat. Semoga menjadi motivasi untuk terus melahirkan karya terbaik dan memperkuat sinergi demi SDM Aceh unggul, berakhlak, dan berdaya saing global,” pungkasnya.

Diketahui, dari 68 perguruan tinggi swasta di Aceh, 28 berada di Kota Banda Aceh, memperkuat posisi kota ini sebagai pusat pendidikan tinggi dan pengembangan sumber daya manusia di provinsi.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Aceh Besar Jadi yang Pertama di Aceh, Disdikbud Gelar Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum Tingkat SMP

Pemerintah Aceh

1003 P3K Disdik Aceh Terima SK: Harapan Baru untuk Pendidikan Aceh

Parlementaria

Tgk Agam Sabang: Beasiswa Anak Yatim Adalah Hak, Bukan Pilihan

Pendidikan

Mengkaji Pembaharuan Hukum Sistem Peradilan Militer di Indonesia Melalui Penerapan Restorative Justice Guna Penyelesaian Tindak Pidana Ringan Secara Efektif dan Dengan Berkeadilan

Pendidikan

Alhudri Sasar Sekolah Terpencil Wilayah Utara-Timur Aceh

Pendidikan

Disdik Aceh Gelar Lomba Aceh Marching Band Championship-VI Tahun 2021

Pendidikan

UIN Ar-Raniry Kerja Sama dengan UiTM Malaysia

Daerah

BP3MI Aceh : USK diusulkan tempat seleksi bahasa bagi CPMI Asal aceh