Home / Pemko Banda Aceh

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:55 WIB

Wali Kota Banda Aceh Jenguk 15 Korban Ledakan KMP Aceh Hebat 2 di RSUZA

mm Redaksi

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal saat menjenguk korban ledakan KMP Aceh Hebat 2 yang dirawat di RSU Zainal Abidin, Jumat (12/6/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal saat menjenguk korban ledakan KMP Aceh Hebat 2 yang dirawat di RSU Zainal Abidin, Jumat (12/6/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal membesuk para korban ledakan Kapal Motor Penumpang (KMP) Aceh Hebat 2 yang tengah menjalani perawatan medis di RSU Zainal Abidin, Jumat (12/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota didampingi Sekda Kota Banda Aceh Jalaluddin serta sejumlah pejabat terkait. Ia menyempatkan diri menyapa dan memberikan semangat kepada para korban serta keluarga yang mendampingi di ruang perawatan.

Tercatat sebanyak 15 korban dalam insiden tersebut, yang terdiri dari 14 mahasiswa Politeknik Pelayaran Malahayati dan satu anak buah kapal (ABK). Seluruh korban mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh akibat ledakan yang terjadi di ruang mesin kapal.

Baca Juga :  Banda Aceh Siapkan Early Warning System Digital untuk Mitigasi Banjir Kota

“Semoga seluruh korban lekas pulih dan bisa kembali beraktivitas seperti biasa,” ujar Illiza. Ia juga meminta pihak RSUZA agar memberikan pelayanan terbaik dan maksimal bagi seluruh korban yang tengah dirawat.

Selain itu, Illiza menegaskan pentingnya dilakukan investigasi menyeluruh terhadap insiden tersebut. Ia meminta agar pihak berwenang mengusut tuntas penyebab ledakan, sekaligus memperketat standar operasional prosedur (SOP) pelayaran agar kejadian serupa tidak terulang.

Baca Juga :  Kepala DPPKP Kota Banda Aceh: Gerakan Pangan Murah Upaya Pemerintah Menekan Inflasi

“Segala SOP juga perlu diperkuat demi mencegah kejadian serupa pada masa mendatang,” tambahnya.

Menurutnya, kejadian ini sangat disayangkan, meskipun dapat ditangani lebih cepat karena kapal sedang bersandar di pelabuhan saat insiden terjadi. Ia menilai kondisi akan jauh lebih berbahaya apabila ledakan terjadi ketika kapal tengah berlayar di laut.

Baca Juga :  Plt Kadispar Banda Aceh: Agam Inong Harus Jadi Promotor dan Inspirator Wisata Islami

“Untungnya musibah ini terjadi saat kapal bersandar di pelabuhan, dan tentu situasinya akan lebih berbahaya jika posisi kapal sedang berlayar di tengah laut,” ungkapnya.

Sebagai informasi, ledakan terjadi di kamar mesin KMP Aceh Hebat 2 sekitar pukul 12.00 WIB di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh. Hingga saat ini, penyebab pasti ledakan masih dalam proses penyelidikan oleh Tim Inafis Polresta Banda Aceh di lokasi kejadian.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Abang Afdhal Tinjau Pasar Murah Daging Meugang, Pemko Banda Aceh Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadan

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Serahkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran Neusu

Kesehatan

Ketua TP PKK Banda Aceh Kunjungi Posyandu Lamlagang, Tekankan Peran Strategis Pelayanan Kesehatan Dasar

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Illiza Luncurkan Dakwah Umum Kolaborasi, Perkuat Syiar Islam di Banda Aceh

Keagamaan

Wakil Wali Kota Banda Aceh Tegaskan Komitmen Pemko Makmurkan Masjid dan Tegakkan Syariat Islam

Advetorial

Illiza: Pengendalian AIDS dan TBC Tak Bisa Hanya Andalkan Tenaga Kesehatan

Pemko Banda Aceh

Layanan Mahkamah Syar’iyah Kini Hadir di MPP Banda Aceh, Permudah Akses Masyarakat

Advetorial

Warga Serbu Pasar Murah Daging Meugang, Daging Subsidi Rp150 Ribu per Kilogram Laris Diburu