Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, meninjau langsung pelaksanaan Pasar Murahmenjelang Idul Fitri 1447 Hijriah di Kantor Keuchik Gampong Jeulingke, Selasa (3/3/2026) pagi.
Kegiatan yang digagas Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (Diskopukmdag) dimulai pukul 08.30 WIB dan disambut antusias warga sejak sebelum pembukaan.
Sebanyak 1.600 paket bahan pokok disediakan Pemko dengan harga normal Rp280 ribu per paket. Melalui subsidi Rp80 ribu dari pemerintah, masyarakat cukup membayar Rp200 ribu per paket. Paket tersebut berisi beras premium 10 kg, minyak goreng 2 liter, gula pasir 1 kg, dan satu papan telur ayam.
Wali Kota Illiza menegaskan bahwa pasar murah ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi kebutuhan yang meningkat menjelang Hari Raya.
“Alhamdulillah, hari ini kita hadir untuk memastikan pelaksanaan pasar murah berjalan tertib dan tepat sasaran. Ini ikhtiar pemerintah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus meringankan beban masyarakat Kota Banda Aceh,” ujarnya.
Illiza juga mengimbau warga mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan, yakni membawa KTP asli dan fotokopi KTPsebagai syarat pembelian. Setelah mendaftar, warga akan menerima kupon antrean untuk penyaluran paket.
Pasar murah ini digelar selama dua hari: 3–4 Maret 2026. Hari pertama di Gampong Jeulingke, sementara hari kedua akan berlangsung di Lamlagang, tepatnya di halaman masjid setempat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kota Banda Aceh, Bukhari Sufi, serta Keuchik Gampong Jeulingke, Zulhan.
Pemko berharap melalui program ini, kebutuhan pokok masyarakat tetap terjangkau sehingga suasana menyambut Idul Fitri dapat dirasakan dengan penuh kebahagiaan dan ketenangan.
Editor: Amiruddin. MK












