Home / Aceh Barat / Parlementaria

Minggu, 3 Maret 2024 - 22:34 WIB

Warga Gampong Krung Bhe Keluhkan Kehilangan Jaringan Telepon dan Internet

mm Redaksi

Meulaboh – Sejumlah warga di beberapa gampong di Krung Bhe, terutama di Teumikeut Ranom, Alu Kuyun, Blang Dalam, Buket Meugajah, Blang Makmu, dan Gampong Baro KB, mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap kondisi jaringan telepon dan internet yang minim bahkan tidak ada sama sekali. Mereka menyatakan bahwa bahkan jaringan telepon dasar saja tidak dapat diakses, menyebabkan kesulitan dalam komunikasi yang sangat penting.

Baca Juga :  Wakil Ketua III DPRA Realisasikan Komitmen Bantuan untuk PWI Aceh

Anggota DPRK dari fraksi Gerindra dan juga wakil ketua komisi III, Ahmad Yani, mengungkapkan kekesalannya terhadap pelayanan provider yang dinilainya kurang memuaskan. Ia bahkan telah beberapa kali mengingatkan pemerintah setempat melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian untuk segera mengatasi masalah ini guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang, ujarnya pada awak media, Minggu (03/03/2024).

Baca Juga :  Pemkab Barat Serahkan Bantuan Kemanusiaan Rp 542 juta untuk Palestina

Dalam pernyataannya, Ahmad Yani menegaskan pentingnya tindakan cepat dari pihak terkait jika terdapat kendala teknis di lapangan.

Menurutnya, kualitas layanan teknologi informasi harus ditingkatkan demi kenyamanan dan kebutuhan masyarakat. “Dengan adanya peringatan ini, diharapkan pemerintah dapat segera merespons dan meningkatkan pelayanan teknologi informasi untuk kepentingan publik,” ujarnya

Ahmad Yani, mengekspresikan keprihatinan atas ketidaknyamanan ini. Ia menilai bahwa masalah ini menunjukkan sikap yang kurang peduli terhadap kebutuhan masyarakat. Menurutnya, akses internet dan telepon sangat penting untuk mendukung aktivitas ekonomi dan pendidikan masyarakat.

Baca Juga :  Antar Surat Tembusan Anggaran Penguatan Perdamaian Aceh Ke Presiden, Ketua DPRA Disambut Mengkopolhukam RI

Oleh karena itu, Ahmad Yani mendesak provider untuk segera melakukan perbaikan jika ada masalah teknis di lapangan, dan tidak mengabaikan keluhan masyarakat, pungkasnya. []

Share :

Baca Juga

Parlementaria

Ketua DPRA Minta Gubernur Aceh Segera Tetapkan Lokasi Venue Utama PON 2024

Aceh Barat

Dihadiri Bupati Aceh Barat, Kepala BPIP Resmikan Perpustakaan dan Klinik Pancasila di Lapas

Parlementaria

Dewan Dorong RPJM Aceh 2025-2030 Prioritaskan Syariat Islam

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Targetkan Cathlab Beroperasi 17 Agustus 2026

Aceh Barat Daya

Tujuh Bulan Gaji PW Guru Belum Cair, Komisi IV DPRK Abdya Desak Dinas Terkait Transparan 

Aceh Barat

Mahdi Efendi Buka Temu Dialog Isu Aktual di Aceh

Aceh Barat

Fraksi Gerindra Usulkan Penambahan Perangkat STARLINK untuk Sekolah Terpencil

Parlementaria

Pedagang Coffe Truck Adukan Larangan Berjualan ke DPRK Banda Aceh, Minta Zonasi PKL Dikaji Ulang