Home / Internasional / Peristiwa

Jumat, 6 Juni 2025 - 16:00 WIB

14 Juni, Kamboja dan Thailand bahas masalah perbatasan

Farid Ismullah

Foto : Istimewa

Foto : Istimewa

Phnom Penh – Pertemuan Komisi Perbatasan Gabungan (Joint Boundary Commission/JBC) Kamboja-Thailand akan digelar di Phnom Penh pada 14 Juni untuk membahas berbagai masalah perbatasan, kata Juru Bicara (Jubir) Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Kamboja Chum Sounry pada Rabu.

“Kamboja berkomitmen untuk menyelesaikan masalah perbatasan secara damai, melalui mekanisme teknis dan sesuai dengan hukum internasional,” kata Chum dalam sebuah pesan teks yang dikirim ke media via telegram.

Baca Juga :  KBRI Phnom Penh dan Polri Perkuat Sinergi Lindungi WNI di Kamboja

Ia mengatakan bahwa pertemuan tersebut akan berfokus pada area di mana insiden baru-baru ini terjadi.

Jubir Kemenlu Kamboja tersebut mengatakan bahwa dengan komitmen yang kuat untuk mempertahankan kedaulatan dan integritas teritorialnya, Kamboja bertekad mengubah perbatasannya dengan negara-negara tetangga menjadi zona perdamaian, persahabatan, kerja sama, dan pembangunan demi kepentingan masing-masing negara dan rakyat.

Baca Juga :  Penanganan 4 WNI Bermasalah di Kamboja yang Lakukan Tindak Pidana Tambahan

Pertemuan itu dijadwalkan setelah tentara kedua negara tersebut sempat terlibat baku tembak di Segitiga Zamrud pada 28 Mei lalu, yang mengakibatkan seorang tentara Kamboja tewas.

Segitiga Zamrud merupakan sebuah area berbagi perbatasan antara Kamboja, Thailand, dan Laos.

Baca Juga :  Rela bayar pembuatan paspor Rp 10 Juta demi ke Kamboja, Satu CPMI Ilegal Diamankan BP3MI Kepri

Perdana Menteri Kamboja Hun Manet pada Minggu (1/6) mengatakan dalam pertemuan JBC mendatang, Kamboja akan mengundang Thailand untuk membawa masalah perbatasan yang menyangkut wilayah Segitiga Zamrud, Kuil Ta Moan Thom, Kuil Ta Moan Toch, dan Kuil Ta Krabey ke Mahkamah Internasional PBB.

Sumber : Kantor Berita Xinhua (Xinhua)

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Internasional

Perkuat Kerjasama Aceh-Rusia, Wali Nanggroe Bawa Tiga Rektor Perguruan Tinggi ke Tatarstan

Internasional

Indonesia dan Pengungsi Rohingya

Hukrim

Pencuri Senpi Polsek Matraman Divonis 10 Bulan Penjara di PN Jakarta Timur

Nasional

Asrama Mahasiswa Rusak Diterjang Angin, Pemkab Agara Janji akan Segera Diperbaiki

Internasional

Kemlu RI : 101 WNI dari Iran dan Israel Berhasil Dievakuasi

Hukrim

Penanganan 4 WNI Bermasalah di Kamboja yang Lakukan Tindak Pidana Tambahan

Hukrim

Imigrasi Banda Aceh Deportasi WN Bangladesh Usai Jalani Hukuman Tindak Pidana Keimigrasian

Daerah

Mendagri Pastikan Negara Hadir Bangun Hunian Tetap bagi Warga Terdampak Bencana