Home / Internasional

Senin, 5 Januari 2026 - 12:11 WIB

16 Tahun Menjaga Laut Lebanon, LAF Medal Jadi Saksi Pengabdian Terakhir Unsur KRI TNI AL di UNIFIL

mm Redaksi

Pemerintah Lebanon melalui LAF Navy menganugerahkan penghargaan LAF Medal kepada prajurit KRI Sultan Iskandar Muda-367 yang merupakan unsur MTF TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL bertempat di LAF Navy Headquarter, Beirut, Lebanon, Jumat (02/1/2025). (Foto : NOA.co.id/HO-Puspen TNI).

Pemerintah Lebanon melalui LAF Navy menganugerahkan penghargaan LAF Medal kepada prajurit KRI Sultan Iskandar Muda-367 yang merupakan unsur MTF TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL bertempat di LAF Navy Headquarter, Beirut, Lebanon, Jumat (02/1/2025). (Foto : NOA.co.id/HO-Puspen TNI).

Jakarta – Kedisiplinan dan dedikasi prajurit TNI di kancah Internasional kembali mendapat pengakuan dunia. Pemerintah Lebanon melalui (Lebanese Armed Forces Navy (LAF Navy) secara resmi menganugerahkan penghargaan bergengsi LAF Medal kepada prajurit KRI Sultan Iskandar Muda-367 yang merupakan unsur MTF TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL bertempat di LAF Navy Headquarter, Beirut, Lebanon, Jumat (02/1).

Penyematan LAF Medal merujuk pada penganugerahan medali oleh Angkatan Bersenjata Lebanon (Lebanese Armed Forces – LAF) dimana dalam hal ini diwakili oleh LAF Navy Commander Admiral Mustafa Al-Ali kepada Dansatgas MTF TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL Letkol Laut (P) Anugerah Annurullah.

Baca Juga :  Divonis 7 Tahun, Kemlu RI Upayakan Pembebasan WNI dari Penjara di Myanmar

LAF Navy Commander menyampaikan bahwa kontribusi MTF TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL sangat signifikan dalam mendukung kedaulatan Lebanon. “Profesionalisme yang ditunjukkan oleh prajurit KRI SIM-367 telah menjadi standar tinggi dalam misi UNIFIL, jelas Admiral Mustafa Al-Ali dalam keterangan resminya, Senin, 5 Januari 2025.

Penghargaan ini merupakan apresiasi tertinggi atas kontribusi luar biasa KRI Sultan Iskandar Muda-367 dalam menjaga stabilitas keamanan maritim Lebanon serta mempererat hubungan bilateral kedua negara. Selama misi UNIFIL, KRI SIM-367 dinilai sukses mencegah masuknya senjata ilegal, meningkatkan kapasitas personel LAF Navy, sekaligus menjadi duta Bangsa yang efektif dalam mempromosikan perdamaian melalui diplomasi budaya.

Baca Juga :  TNI AL- Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Pakaian Bekas Puluhan Miliar

Rangkaian kegiatan penganugerahan LAF Medal  tersebut diawali dengan Courtesy Call yang berlangsung hangat. Sebelumnya, LAF Navy Commander juga berkunjung ke KRI SIM-367 untuk menghadiri acara Medal Parade, tentu ini menunjukkan kedekatan dan wujud diplomasi militer yang terjalin baik antara Angkatan Laut kedua negara selama melaksanakan penugasaan Misi PBB.

Baca Juga :  Akibat Mati Mesin, TNI AL Evakuasi Lima Penumpang Kapal Motor

Lebih lanjut, Momen penyematan medali ini terasa jauh lebih mendalam dan emosional bagi kedua belah pihak, karena bukan sekadar seremoni penghargaan biasa, melainkan sebuah perpisahan yang menandai akhir dari pengabdian panjang TNI AL di Perairan Lebanon.

“Setelah 16 tahun dedikasi tanpa henti di bawah Bendera UNIFIL, Satgas MTF TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL ini menjadi penutup bagi misi Maritim Task Force (MTF) Indonesia di UNIFIL,” Demikian Letkol Laut (P) Anugerah Annurullah.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Ekbis

Kamboja Kantongi Izin Ekspor Durian ke China

Internasional

Indonesia dukung penuh Turki jadi mitra wicara terbaru ASEAN

Internasional

Kemenko Polkam Dorong Optimalisasi Peran Diaspora dalam Pembangunan Nasional

Internasional

PBB: Aksi militer AS terhadap Venezuela mengkhawatirkan

Hukrim

Lima WNA Pelaku Penipuan Internasional Ditangkap Imigrasi

Hukrim

Kejati Kepri Sosialisasi Pencegahan TPPO kepada Aparatur dan Perwakilan Warga

Internasional

WNI Jadi Korban Razia Imigrasi AS, Berikut Penjelasan Kemlu RI

Internasional

Kemenpora dan FAO serukan pemberdayaan anak muda di pertanian dalam Farmers’ Regeneration Summit