Home / News

Selasa, 24 Maret 2026 - 15:13 WIB

Hauling Beroperasi Saat Lebaran, DPRK Abdya Soroti PT JAM

mm Teuku Nizar

Aktivitas Hauling biji besi PT JAM disaat momen lebaran. Foto. Dok. Teukunizar/NOA.co.id

Aktivitas Hauling biji besi PT JAM disaat momen lebaran. Foto. Dok. Teukunizar/NOA.co.id

Aceh Barat Daya — Aktivitas pengangkutan biji besi (hauling) milik PT Juya Aceh Mining (JAM) yang mulai beroperasi pada hari keempat Idulfitri 1447 Hijriah menuai sorotan tajam dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat Daya (Abdya), Muhibpudin.

Politisi partai PKB ini menilai operasional tersebut tidak tepat karena berlangsung saat mobilitas masyarakat sedang tinggi di momen liburan lebaran.

Muhibpudin menyebutkan masyarakat saat ini masih sangat padat menggunakan jalan raya untuk bersilaturahmi, mengunjungi keluarga, hingga melakukan perjalanan arus balik pasca mudik.

“Kehadiran kendaraan angkutan tambang berukuran besar berpotensi mengganggu kenyamanan sekaligus membahayakan keselamatan pengguna jalan,” terangnya, Selasa (24/3/2026).

Baca Juga :  Masyarakat Alue Pisang Santuni 35 Anak Yatim-Piatu

Lebih tegas, anggota DPRK daerah pemilihan tiga ini menyebutkan, di momen lebaran seharusnya ada pembatasan terhadap mobil hauling agar tidak menimbulkan risiko di jalan.

“Perusahaan seharusnya menunjukkan kepekaan terhadap situasi sosial masyarakat, terutama pada hari besar keagamaan. Aktivitas hauling yang tetap berjalan di tengah suasana lebaran memperlihatkan kurangnya perhatian terhadap keselamatan publik,” tegasnya.

Muhibpudin juga menyoroti potensi kecelakaan lalu lintas yang meningkat akibat keberadaan kendaraan berat di jalur umum yang padat. Menurutnya, ukuran besar dan beban angkut tinggi dari mobil hauling dapat memperbesar risiko jika terjadi insiden di jalan.

“Kendaraan hauling ini bukan kendaraan biasa. Risikonya jauh lebih besar, apalagi saat jalan ramai seperti sekarang,” ujarnya.

Baca Juga :  SAPA: Penundaan APBA 2025 Hambat Pembangunan dan Pelayanan Publik di Aceh

Ia meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk menyikapi persoalan tersebut.

Ia mendorong evaluasi terhadap aktivitas PT Juya Aceh Mining, termasuk peninjauan kembali izin operasional jika ditemukan pelanggaran.

Muhibpudin menekankan pentingnya ketegasan pemerintah dalam menegakkan aturan.

Selain itu, ia juga meminta instansi terkait meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas perusahaan tambang, khususnya dalam penggunaan jalan umum.

Keluhan dari masyarakat turut memperkuat sorotan terhadap aktivitas tersebut. Warga mengaku terganggu dengan lalu lalang kendaraan hauling yang melintas di jalan raya selama momen lebaran.

Mereka merasa khawatir terhadap keselamatan, terutama bagi pengendara sepeda motor dan pejalan kaki yang mendominasi arus lalu lintas saat hari raya.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh dan PT Flora Agung Bahas Potensi Investasi Agribisnis, Peternakan, dan Industri Hilir Sawit

“Jalan jadi tidak nyaman, apalagi banyak anak-anak dan keluarga yang keluar rumah,” ujar Saiful salah seorang warga.

Muhibpudin berharap pemerintah daerah dapat lebih responsif dalam menjaga ketertiban dan keselamatan masyarakat, terutama pada momen penting seperti Idulfitri.

Menurutnya, langkah pengaturan yang tepat tidak hanya akan meningkatkan keselamatan, tetapi juga menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam merayakan hari raya.

“Lebaran adalah momen kebersamaan. Jangan sampai terganggu oleh aktivitas yang sebenarnya bisa diatur dengan lebih baik,” tutupnya.

Share :

Baca Juga

Daerah

Bupati Gayo Lues Apresiasi Pemerintah Pusat, 133 KK Warga Rigeb Tempati Huntara BNPB

News

Diskominsa Aceh akan Launching Satu Data Aceh

News

Kapolda Aceh Terima Audiensi Plt Sekda Aceh: Bahas Sinergi Pemerintah dengan Kepolisian

News

Bupati Pidie Ajukan Penetapan WPR ke Gubernur Aceh

News

Pj Gubernur Safrizal Verifikasi Penerima Rumah Layak Huni di Aceh Jaya 

News

Presiden Prabowo Rangkul dan Jabat Tangan Mualem di Istana Kepresidenan

News

Di Tengah Banjir, Gas Subsidi Menghilang, Ketua DPRK Pidie Desak Penertiban Pangkalan Nakal

Nasional

Kunjungi Desa Kedung Sumur, Bambang Haryo Sampaikan Hal Ini