Home / Pemerintah Aceh

Selasa, 21 April 2026 - 09:57 WIB

Wagub Aceh Fadhlullah Sambut Mendagri di Banda Aceh, APEKSI 2026 Bahas Tata Kota dan Fiskal Daerah

mm Redaksi

Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, saat mendampingi Menteri Dalam Negeri RI, Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, MA, Ph.D, menghadiri Rapat Kerja Komisariat Wilayah I (Raker Komwil I) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), di Hotel Kyriad Muraya, Banda Aceh, Senin (20/4/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, saat mendampingi Menteri Dalam Negeri RI, Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, MA, Ph.D, menghadiri Rapat Kerja Komisariat Wilayah I (Raker Komwil I) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), di Hotel Kyriad Muraya, Banda Aceh, Senin (20/4/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menyambut kedatangan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian di Banda Aceh, Senin (20/4/2026).

Kedatangan Mendagri tersebut dalam rangka menghadiri Rapat Kerja Komisariat Wilayah I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026 yang digelar di Banda Aceh. Forum ini menjadi ajang strategis bagi pemerintah kota untuk memperkuat sinergi pembangunan di tengah tantangan urbanisasi dan tekanan ekonomi global.

Mengusung tema “Kota Tangguh, Fiskal Kuat, Kolaborasi Erat”, kegiatan tersebut menekankan pentingnya kerja sama antar daerah dalam memperkuat ketahanan ekonomi dan tata kelola perkotaan.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Kembali Raih Predikat Informatif dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025

Dalam arahannya, Tito Karnavian menyoroti pesatnya laju urbanisasi di Indonesia. Ia menyebutkan, sekitar 56 persen penduduk Indonesia saat ini tinggal di kawasan perkotaan, sementara sisanya berada di wilayah pedesaan.

Menurutnya, kondisi tersebut menuntut adanya keseimbangan pembangunan antara kota dan desa agar tidak menimbulkan berbagai persoalan sosial maupun lingkungan di kawasan urban.

“Tata ruang kota harus dirancang secara konsisten dan berkelanjutan, dengan memperhatikan ruang terbuka hijau, fasilitas pejalan kaki, serta lingkungan yang sehat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar pemerintah daerah tidak mengabaikan kualitas tata ruang dalam pengembangan kawasan komersial. Perencanaan kota yang baik, kata dia, menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Baca Juga :  Pemprov Aceh Percepat Pemulihan Pascabencana, Sekda Fokus Tuntaskan R3P

Selain isu tata kota, Mendagri turut menekankan pentingnya integritas dalam pengelolaan pemerintahan daerah. Ia meminta seluruh kepala daerah untuk menghindari praktik korupsi dan pemborosan anggaran, serta fokus menjaga stabilitas harga dan pengendalian inflasi.

“Stabilitas harga sangat penting karena berkaitan langsung dengan daya beli masyarakat dan ketahanan ekonomi daerah,” tegasnya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, juga dilakukan penyerahan dukungan bantuan keuangan antar daerah sebagai bentuk solidaritas, termasuk dari Pemerintah Kota Medan dan Pematang Siantar kepada sejumlah daerah di Aceh yang terdampak bencana.

Baca Juga :  Sekda Aceh Tinjau Penanganan Darurat Banjir di Aceh Utara, Pastikan Kebutuhan Warga Terdampak Terpenuhi

Usai agenda utama, Mendagri bersama Wakil Gubernur Aceh melanjutkan kunjungan ke Masjid Raya Baiturrahman. Dalam kesempatan itu, Mendagri menyerahkan bantuan operasional berupa satu unit kendaraan kepada pengurus masjid untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat.

Pemerintah Aceh berharap, melalui forum APEKSI 2026 ini, kolaborasi antar kota semakin kuat serta mampu melahirkan kebijakan yang adaptif terhadap tantangan global, khususnya dalam pembangunan perkotaan dan penguatan ekonomi daerah.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Chaidir, SE, MM Dilantik Jadi Sekretaris Dinas Sosial Aceh

Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh Matangkan Lahan Huntara dan Huntap bagi Korban Banjir dan Longsor

Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh Pastikan PBM Semester Genap 2025/2026 Tetap Dimulai 5 Januari Meski Dilanda Bencana

Pemerintah Aceh

Plt Kadisdik Aceh Tekankan Pendidikan Berbasis Karakter dan Potensi Lokal di Bener Meriah

Daerah

Pemulihan Pascabencana Aceh, Sekda Dorong Program Cash for Work dan Percepatan Rehab-Rekon

Pemerintah Aceh

Gubernur Aceh Perpanjang Ketiga Status Tanggap Darurat Bencana hingga 22 Januari 2026

News

Gubernur Aceh Raih Penghargaan Top Pembina BUMD 2025

News

Mualem Boyong 120 Anak Yatim Belanja Baju Lebaran di Suzuya Lhokseumawe