Banda Aceh – Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, memimpin Apel Gabungan Pemerintah Kota Banda Aceh yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Otonomi Daerah Tahun 2026, Senin (4/5/2026), di halaman Balai Kota Banda Aceh.
Apel tersebut diikuti oleh jajaran pejabat utama Pemko, kepala OPD, camat, keuchik, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh.
Dalam amanatnya, Afdhal memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemko atas kerja keras yang telah menyukseskan berbagai agenda besar daerah, termasuk peringatan HUT Kota Banda Aceh dan sejumlah kegiatan berskala nasional.
Ia menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada Banda Aceh sebagai tuan rumah berbagai kegiatan nasional merupakan hasil kerja kolektif dan kolaborasi seluruh unsur pemerintahan.
“Kepercayaan yang diberikan kepada Banda Aceh sebagai tuan rumah berbagai kegiatan nasional merupakan hasil kerja kolektif dan kolaborasi seluruh pihak. Ini adalah sesuatu yang sangat berharga dan harus kita jaga bersama,” ujarnya.
Afdhal juga menekankan bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari konsistensi dan kesungguhan dalam menjalankan tugas, sehingga seluruh ASN diminta untuk terus meningkatkan kinerja serta menjaga integritas.
Dalam kesempatan itu, ia turut menyinggung capaian Pemko Banda Aceh yang berhasil meraih penghargaan nasional di bidang tata kelola pemerintahan, khususnya pada sektor layanan kesehatan. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa arah kebijakan pemerintah kota sudah berada di jalur yang tepat dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
Meski demikian, ia mengingatkan agar seluruh jajaran tidak cepat berpuas diri. Semakin tinggi kepercayaan publik yang diperoleh, semakin besar pula tanggung jawab yang harus dijalankan.
Afdhal juga menyoroti isu sosial, termasuk kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di salah satu daycare di Banda Aceh. Ia menegaskan pemerintah telah mengambil langkah cepat melalui pendampingan korban serta evaluasi sistem pengawasan.
“Tidak ada ruang bagi kekerasan terhadap anak di kota ini. Ini adalah tanggung jawab kita bersama, bukan hanya pemerintah,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengaitkan momentum apel dengan peringatan Hari Otonomi Daerah dan Hari Pendidikan Nasional, yang menurutnya menjadi pengingat penting bahwa otonomi daerah harus mampu menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas dan pembangunan yang merata.
Memasuki bulan Mei, Pemerintah Kota Banda Aceh juga akan menghadapi sejumlah agenda penting, seperti pelepasan jemaah haji, rapat kerja pemerintah kota, hingga kegiatan penguatan sinergi antar perangkat daerah.
Selain itu, Pemko Banda Aceh turut mendorong Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) di beberapa gampong serta mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sebagai upaya menghadirkan kebijakan berbasis data.
Mengakhiri amanatnya, Afdhal mengajak seluruh ASN untuk menjaga komitmen dan memastikan setiap program pemerintah memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Mari kita jaga kepercayaan yang telah diberikan, dan kita buktikan melalui kerja nyata,” pungkasnya.
Editor: Amiruddin. MK












