Aceh Barat Daya – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Tahun Anggaran 2026 yang dijalankan Kodim 0110/Aceh Barat Daya (Abdya) terus menunjukkan perkembangan signifikan.
Hingga Sabtu, 9 Mei 2026, Satgas TMMD mencatat progres sasaran fisik mencapai 60 persen lebih Kegiatan tersebut berlangsung dengan dukungan penuh personel TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat di lokasi sasaran.
Fokus utama pekerjaan fisik berada pada pembukaan jalan baru sepanjang 2.500 meter dengan lebar 8 meter. Hingga hari ini, progres pengerasan jalan sudah mencapai 40 persen lebih.
Satgas TMMD terus mengerahkan tenaga dan alat berat agar akses penghubung antarwilayah itu segera selesai dan bisa dimanfaatkan masyarakat.
Komandan Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0110/Abdya, Letkol Inf Mega Rana Al-Amin melalui Pasiter Kodim 0110/Abdya Kapten Inf Faryanda menyampaikan bahwa seluruh personel bekerja maksimal untuk mengejar target yang telah ditentukan.
“Personel Satgas bersama masyarakat terus bekerja di lapangan setiap hari. Kami fokus mempercepat sasaran fisik sekaligus memastikan seluruh program non fisik berjalan sesuai rencana,” kata Kapten Inf Faryanda, Sabtu (09/05/2026).
Ia menjelaskan, pembangunan jalan tersebut nantinya akan membuka akses transportasi masyarakat, mempercepat mobilitas hasil pertanian, serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi desa.
Selain pembukaan jalan, Satgas TMMD juga menjalankan sejumlah program. Pada sektor pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), progres lima unit rumah menunjukkan perkembangan berbeda-beda.
Untuk sasaran pertama, progres pembangunan RTLH mencapai 15 persen. Sasaran kedua telah rampung 100 persen, sementara sasaran ketiga sudah mencapai 90 persen.
Kemudian sasaran keempat berada pada angka 41 persen dan sasaran kelima masih dalam tahap awal atau 0 persen.
Program TNI Manunggal Air Bersih (TMAB) juga terus berjalan di lima titik lokasi.
Sasaran pertama telah selesai 100 persen. Sasaran kedua mencapai 32 persen, sasaran ketiga 19 persen, sasaran keempat 15 persen, dan sasaran kelima masih 0 persen.
Sementara itu, pembangunan lima unit MCK umum turut memperlihatkan perkembangan positif. Dua unit MCK sudah selesai sepenuhnya dengan progres 100 persen pada sasaran pertama dan kedua.
Sasaran ketiga mencapai 45 persen, sasaran keempat 15 persen, dan sasaran kelima masih belum dimulai.
Pada sektor ketahanan pangan seluas satu hektare, progres pekerjaan telah mencapai 46 persen.
Program tersebut untuk mendukung penguatan sektor pertanian masyarakat sekaligus menjaga stabilitas pangan di wilayah Abdya.
Kapten Inf Faryanda menegaskan bahwa seluruh program unggulan tersebut memiliki dampak langsung bagi masyarakat desa.
“TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kesejahteraan masyarakat. Kami ingin manfaat program ini benar-benar terasa dalam jangka panjang,” ujarnya.
Di samping sasaran fisik, Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0110/Abdya juga aktif melaksanakan berbagai kegiatan non fisik.
Hingga saat ini, sejumlah program telah selesai 100 persen, di antaranya pengobatan gratis, pasar murah, donor darah, pembuatan akta kelahiran gratis, penanaman pohon, pembagian sembako, penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan kehutanan, serta pelayanan Posyandu, Posbindu dan penanganan stunting.
Program non fisik tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat karena langsung menyentuh kebutuhan warga di lapangan.
Pelayanan kesehatan gratis dan pasar murah bahkan menarik antusiasme warga dari beberapa desa sekitar lokasi TMMD.
Satgas juga menjadwalkan sejumlah kegiatan penyuluhan yang masih berada pada progres 0 persen, yakni penyuluhan narkoba, penyuluhan pertanian, dan penyuluhan hukum.
“Kegiatan tersebut akan berlangsung sesuai jadwal TMMD,” katanya.
Menurut Kapten Inf Faryanda, kegiatan non fisik memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia masyarakat desa.
“Penyuluhan dan pelayanan sosial menjadi bagian penting dalam TMMD. Kami ingin masyarakat memperoleh pengetahuan baru yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Dalam pelaksanaan TMMD Ke-128 ini, Satgas melibatkan sebanyak 129 personel TNI, lima personel Polri, 10 personel pemerintah daerah, dan 20 warga masyarakat.
Kolaborasi lintas sektor itu menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pembangunan di wilayah sasaran.
Semangat gotong royong terlihat setiap hari di lokasi pekerjaan. Warga bersama personel Satgas saling membantu menyelesaikan pekerjaan fisik maupun kegiatan sosial.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Satgas TMMD mengoperasikan dua unit excavator serta berbagai alat pertukangan, seperti circular saw, ketam listrik, bor listrik, gerinda listrik, gergaji potong, gergaji belah, siku pahat, meteran, benang rambu, cangkul, sekop, angkong, palu besi dan kotak tool kit.
Peralatan tersebut membantu percepatan pengerjaan sasaran fisik, khususnya pembangunan jalan, RTLH, MCK, dan fasilitas pendukung lainnya.
Kapten Inf Faryanda optimistis progres pekerjaan akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan.
Ia juga mengapresiasi dukungan masyarakat dan seluruh unsur yang terlibat dalam TMMD Ke-128 Kodim 0110/Abdya.
“Kami berterima kasih atas dukungan masyarakat, pemerintah daerah, dan seluruh pihak yang ikut membantu pelaksanaan TMMD. Sinergi ini menjadi modal utama untuk menyukseskan seluruh program,” tutupnya.
Hingga hari ini situasi pelaksanaan TMMD Ke-128 Kodim 0110/Abdya berlangsung aman, tertib dan lancar tanpa adanya hal menonjol di lapangan.
Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar











