Home / Daerah / Ekbis / Pemerintah Aceh

Senin, 11 Mei 2026 - 17:19 WIB

Ketua TP PKK Aceh Panen Buah Naga di Sabang, Dorong Warga Manfaatkan Lahan Produktif

mm Redaksi

Ketua TP-PKK Aceh Ny. Marlina Muzakir, didampingi Ketua TP-PKK Sabang, Ny. Nuri Zulkifli, saat menikmati buah naga usai memanen, di kebun milik Hendri, Warga Gampong Ie Meule Kecamatan Sukajaya, Sabang, Minggu (10/5/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Ketua TP-PKK Aceh Ny. Marlina Muzakir, didampingi Ketua TP-PKK Sabang, Ny. Nuri Zulkifli, saat menikmati buah naga usai memanen, di kebun milik Hendri, Warga Gampong Ie Meule Kecamatan Sukajaya, Sabang, Minggu (10/5/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Sabang – Ketua TP PKK Aceh, Marlina Muzakir, mengapresiasi kreativitas warga Sabang dalam memanfaatkan lahan produktif untuk pertanian bernilai ekonomi tinggi. Hal itu disampaikannya usai memanen langsung buah naga di kebun milik warga di Gampong Ie Meule, Kecamatan Sukajaya, Minggu (10/5/2026).

Didampingi Ketua TP PKK Kota Sabang, Nuri Zulkifli, Marlina menikmati langsung buah naga hasil panen dari kebun milik Hendri dan istrinya, Lisa Umami.

“Buah naga Sabang, meucrop barang,” ujar Marlina atau yang akrab disapa Kak Na, sesaat setelah mencicipi buah naga segar yang baru dipetik dari kebun.

Ungkapan “meucrop” dalam bahasa Aceh kerap digunakan untuk menggambarkan cita rasa makanan yang sangat nikmat dan memuaskan.

Baca Juga :  Bangun Sinergitas dan Komitment, Manajemen BPKS Gelar Pertemuan Dengan Seluruh Pegawai

Kak Na menilai, langkah Hendri bersama istrinya patut menjadi contoh bagi masyarakat Aceh. Dengan memanfaatkan lahan kosong di samping rumah, pasangan tersebut berhasil mengembangkan kebun buah naga yang kini memiliki nilai ekonomi menjanjikan.

“Luar biasa Pak Hendri. Kreativitas dan keuletannya bersama sang istri berhasil mengubah lahan tidur menjadi sumber ekonomi keluarga. Ini sangat bagus dan perlu ditiru masyarakat lainnya,” kata istri Gubernur Aceh tersebut.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang dimiliki dengan menanam tanaman produktif sesuai karakteristik wilayah masing-masing.

Baca Juga :  Sekda Aceh M. Nasir Gelar Buka Puasa Bersama, Dihadiri Gubernur Mualem dan Wakapolda Aceh

“Masyarakat tidak harus menanam buah naga saja, tetapi bisa juga tanaman lain yang cocok dengan kondisi tanah dan memiliki nilai jual tinggi,” ujarnya.

Selain itu, Kak Na turut mempromosikan kebun buah naga tersebut sebagai salah satu destinasi wisata agro di Sabang.

“Untuk masyarakat Sabang maupun wisatawan yang berkunjung, silakan datang ke kebun Pak Hendri. Bisa panen langsung dan menikmati buahnya di lokasi. Harganya juga terjangkau, hanya Rp25 ribu per kilogram,” katanya.

Sementara itu, pemilik kebun, Hendri, mengaku produksi buah naga miliknya saat ini belum mampu memenuhi seluruh permintaan pasar lokal, apalagi dipasarkan ke luar daerah.

Baca Juga :  Hadirkan Desa Binaan, Komitmen Imigrasi Sabang lindungi warga dari bahaya TPPO

“Untuk kebutuhan Sabang saja masih belum mencukupi. Sekali panen hanya sekitar 200 hingga 300 kilogram,” ujar Hendri.

Menurutnya, keterbatasan produksi dipengaruhi oleh kebutuhan pupuk dan pencahayaan tambahan untuk tanaman buah naga.

“Buah naga membutuhkan paparan cahaya sekitar 14 jam per hari. Karena itu kami membutuhkan lampu tambahan untuk membantu proses fotosintesis agar produksi buah meningkat,” jelasnya.

Saat ini, Hendri bersama istrinya menanam sekitar 700 batang buah naga di lahan seluas lebih dari 5.000 meter persegi. Sebanyak 300 batang telah berproduksi, sementara 400 batang lainnya mulai berbunga.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Pengurus SPS Aceh Studi Banding ke Sumut

Daerah

Pj Bupati Aceh Besar bersama Jajaran Hadiri 7 Hari Meninggalnya Waled Husaini

Daerah

Dirresnarkoba Polda Aceh Luncurkan secara Serentak 23 Kampung Bebas Narkoba di Pidie

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Terima Kunjungan Pengurus MAA

Daerah

Bank Aceh Raih Peringkat idA+ dari Pefindo, Terbaik Sepanjang 1 Dekade Terakhir 

Daerah

Sembilan KRI TNI AL Jaga Timah Rp173 Miliar di Babel

Daerah

Warga Desak Pemda Aceh Singkil Segara Atasi Masalah Jaringan Telekomunikasi

Daerah

Baitul Mal Aceh Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk 36 Mustahik di RSUD Zainoel Abidin