Sigli – Langkah PSAP Sigli di babak 64 besar Liga 4 Nasional 2026 dipastikan tidak akan mudah. Tergabung di Grup N bersama tim-tim kuat dari Pulau Jawa dan Sulawesi, Laskar Aneuk Nanggroe (LAN) dituntut tampil disiplin jika ingin menjaga asa lolos ke fase berikutnya.
Dari seluruh calon lawan, kekuatan paling mencolok datang dari Pasuruan United. Klub asal Jawa Timur itu tampil garang sepanjang fase regional. Tim besutan Bio Paulin tersebut melaju ke putaran nasional dengan catatan impresif tanpa kebobolan.
Pasuruan United bahkan mencatat kemenangan besar atas sejumlah lawan seperti Surabaya Muda dengan skor 9-0, Hizbul Wathan 4-0, hingga menggulung PSPK Pasarkemis 5-0. Statistik tersebut menjadi alarm serius bagi PSAP Sigli.
Tidak hanya solid secara permainan, Pasuruan United juga diperkuat sederet pemain berpengalaman yang pernah tampil di kasta tertinggi sepak bola nasional. Nama-nama seperti Abu Rizal Maulana, Sahar Ginanjar, hingga Samsul Arifin menjadi tulang punggung skuad mereka.
Selain itu ada pula top skor Liga 4 Jatim, Racksa Surya, yang menjadi ancaman serius bagi lini pertahanan lawan. Kombinasi pemain senior dan talenta muda membuat Pasuruan United disebut-sebut sebagai salah satu unggulan di Grup N.
Sementara itu wakil Sulawesi Utara, Bolsel FC, juga datang dengan modal meyakinkan. Klub tersebut sukses menembus putaran nasional setelah menjadi runner-up Liga 4 Zona Sulut 2026.
Bolsel FC tampil produktif selama fase regional. Mereka sempat menghancurkan PS Kuda Laut Belang dengan skor telak 6-0, lalu menumbangkan Puma FC 3-0 untuk memastikan tiket semifinal. Di babak empat besar, Bolsel FC menyingkirkan Persminsel FC lewat kemenangan dramatis 2-1.
Meski komposisi pemain mereka belum banyak dipublikasikan, performa sepanjang zona Sulut menunjukkan Bolsel FC bukan lawan yang bisa dianggap remeh.
Satu lagi lawan yang wajib diwaspadai PSAP adalah Persigar Garut. Tim berjuluk Laskar Domba itu dikenal memiliki karakter permainan cepat dan agresif khas Jawa Barat.
Persigar lolos ke putaran nasional setelah melewati persaingan ketat di Liga 4 Seri 1 Jawa Barat. Mereka sempat menundukkan PSB Bogor 2-0 dan meraih hasil penting kontra Persikotas Tasikmalaya untuk mengamankan tiket nasional.
Kekuatan Persigar terletak pada kolektivitas tim serta sejumlah pemain muda potensial.
Nama Sheva Da Yansa menjadi sorotan karena memiliki pengalaman bersama Sriwijaya FC dan Bali United. Selain itu terdapat pula Resa Saputra, Rizki Firmansyah, hingga bek tangguh Asep Budi yang menjadi pilar utama lini belakang.
Dengan komposisi lawan seperti itu, PSAP Sigli dituntut tampil konsisten sejak laga pertama. Kesalahan kecil bisa menjadi petaka di grup yang dihuni tim-tim dengan produktivitas gol tinggi.
Kini publik sepak bola Aceh berharap Laskar Aneuk Nanggroe mampu memberikan kejutan dan mengharumkan nama daerah di pentas nasional.
Editor: Amiruddin. MKReporter: Amir Sagita











