Banda Aceh – Pemerintah Pusat hingga Pemerintah Daerah terus berupaya meningkatkan kemampuan dan skill tenaga kerja yang ada di wilayahnya. Salah satu upaya tersebut dengan mendampingi dan memberikan pelatihan kepada calon tenaga kerja.
Saat ini ada 12 Jurusan pelatihan yang di siap pemerintah yang berpusat di Kota Banda Aceh dan telah serta sedang melatih ribuan tenaga kerja.
Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda Aceh, Rahmad Faisal, menyampaikan Balai Pelatihan yang berada di bawah kementerian terkait, di Banda Aceh terdapat 12 jurusan pelatihan tenaga kerja dengan lulusan siap pakai.

Beberapa pelatihan disesuaikan dengan kebutuhan pasar, seperti tukang las, barista, hingga pembuatan kue.
Namun, berdasarkan catatan BPVP, dari banyaknya lulusan yang dilatih, hanya sebagian kecil yang terserap ke dunia kerja, sementara sisanya tidak diketahui arahnya.
Meski demikian, pihaknya terus meningkatkan kualitas pelatihan dengan program yang lebih modern serta pemberian sertifikasi.
“Balai secara rutin berupaya untuk memberikan kesempatan kepada calon tenaga kerja yang ada di Banda Aceh untuk dapat mengikuti pelatihan yang tersedia, ” katanya.
Sementara ungkapan senada juga disampaikan oleh Ketua Komisi II DPRK Banda Aceh, M. Zidan Al Hafidh, katanya, beberapa usaha potensial di Banda Aceh harus mendapatkan pendampingan agar bisa naik kelas.
Ia juga menyoroti kalangan Gen Z yang saat ini mendapatkan banyak informasi namun kurang mendetail, sehingga cenderung cepat bosan di dunia kerja. Kondisi ini dinilai menjadi kendala tersendiri.
“Beberapa pelaku usaha di Banda Aceh, seperti dari sektor perhotelan, mengakui masih ada hal yang perlu ditingkatkan dari tenaga kerja muda, terutama aspek kegigihan, loyalitas, dan hospitality. Mereka menyebutkan kualitas SDM masih perlu dikembangkan; bahkan untuk membiasakan senyum kepada pelanggan saja masih menjadi tantangan, ” ujar Zidan Al Hafidh kepada awak media ini baru baru ini di Banda Aceh.
Diharapkan para calon tenaga kerja memanfaatkan kesempatan tersebut dan selanjutnya dapat mengaplikasikan ilmunya dalam bekerja sesuai dengan bidang dan disiplin ilmu yang dimiliki dan didapatkan dari pelatihan skill tersebut.
“Manfaatkan kesempatan ini timba ilmu sebanyak mungkin selanjutnya aplikasikan ke dunia usaha ditempat kerja masing masing, ” demikian pesan Wakil Rakyat DPRK Banda Aceh ini. (Adv)
Editor: Amiruddin. MK











