Home / Advetorial / Banda Aceh

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:31 WIB

Dua Belas Jurusan Pelatihan Binaan Kementerian Tenaga Kerja Aktif di Banda Aceh

mm Redaksi

Komplek Balai Pelatihan BPVP Banda Aceh. Foto: Dok. Istimewa

Komplek Balai Pelatihan BPVP Banda Aceh. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Pemerintah Pusat hingga Pemerintah Daerah terus berupaya meningkatkan kemampuan dan skill tenaga kerja yang ada di wilayahnya. Salah satu upaya tersebut dengan mendampingi dan memberikan pelatihan kepada calon tenaga kerja.

Saat ini ada 12 Jurusan pelatihan yang di siap pemerintah yang berpusat di Kota Banda Aceh dan telah serta sedang melatih ribuan tenaga kerja.

Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda Aceh, Rahmad Faisal, menyampaikan Balai Pelatihan yang berada di bawah kementerian terkait, di Banda Aceh terdapat 12 jurusan pelatihan tenaga kerja dengan lulusan siap pakai.

Baca Juga :  Perkuat Statistik Kepariwisataan, Disbudpar Aceh Kolaborasi dengan BPS
Komplek Balai Pelatihan BPVP Banda Aceh. Foto: Dok. Istimewa

Beberapa pelatihan disesuaikan dengan kebutuhan pasar, seperti tukang las, barista, hingga pembuatan kue.

Namun, berdasarkan catatan BPVP, dari banyaknya lulusan yang dilatih, hanya sebagian kecil yang terserap ke dunia kerja, sementara sisanya tidak diketahui arahnya.

Meski demikian, pihaknya terus meningkatkan kualitas pelatihan dengan program yang lebih modern serta pemberian sertifikasi.

“Balai secara rutin berupaya untuk memberikan kesempatan kepada calon tenaga kerja yang ada di Banda Aceh untuk dapat mengikuti pelatihan yang tersedia, ” katanya.

Sementara ungkapan senada juga disampaikan oleh Ketua Komisi II DPRK Banda Aceh, M. Zidan Al Hafidh, katanya, beberapa usaha potensial di Banda Aceh harus mendapatkan pendampingan agar bisa naik kelas.

Baca Juga :  Bank Aceh Syariah Dukung Penuh PON 2024, Luncurkan Jersey Khusus Atlet dan Produk Keuangan Bertema PON

Ia juga menyoroti kalangan Gen Z yang saat ini mendapatkan banyak informasi namun kurang mendetail, sehingga cenderung cepat bosan di dunia kerja. Kondisi ini dinilai menjadi kendala tersendiri.

“Beberapa pelaku usaha di Banda Aceh, seperti dari sektor perhotelan, mengakui masih ada hal yang perlu ditingkatkan dari tenaga kerja muda, terutama aspek kegigihan, loyalitas, dan hospitality. Mereka menyebutkan kualitas SDM masih perlu dikembangkan; bahkan untuk membiasakan senyum kepada pelanggan saja masih menjadi tantangan, ” ujar Zidan Al Hafidh kepada awak media ini baru baru ini di Banda Aceh.

Baca Juga :  Pemko Lhokseumawe dan LMAN Perkuat Kerja Sama Aset

Diharapkan para calon tenaga kerja memanfaatkan kesempatan tersebut dan selanjutnya dapat mengaplikasikan ilmunya dalam bekerja sesuai dengan bidang dan disiplin ilmu yang dimiliki dan didapatkan dari pelatihan skill tersebut.

“Manfaatkan kesempatan ini timba ilmu sebanyak mungkin selanjutnya aplikasikan ke dunia usaha ditempat kerja masing masing, ” demikian pesan Wakil Rakyat DPRK Banda Aceh ini. (Adv)

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Advetorial

Mall Baca Aceh Jadi Destinasi Edukasi, Tiga Sekolah Kunjungi Pustaka Wilayah

Banda Aceh

DSI Banda Aceh Gelar Safari Dakwah Sekolah di SMPN 17 untuk Perkuat Akhlak Pelajar

Advetorial

Program Seribu Buku Belum Merata di Aceh, Tergantung Peran Desa
Desa Bah Ketol

Advetorial

Desa Bah Ketol, Harmoni Alam di Aceh Tengah

Advetorial

Disbudpar Aceh Bangun Dermaga Wisata Desa Nusa

Advetorial

Nelayan Nagan Raya Terima Bantuan Dari Kementrian Perikanan RI

Advetorial

Jumlah Pasien COVID-19 di Rumah Sakit Masih Rendah, Masyarakat Diimbau Tetap Disiplin Prokes dan Jalani Vaksinasi

Advetorial

Kembangkan Ekowisata, Kadisbudpar Aceh Gandeng Komunitas Pecinta Alam