Home / Advetorial / Banda Aceh

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:08 WIB

Antisipasi Tumpukan Sampah Sembarangan, Pemko Banda Aceh Ingatkan Warga Komit Jaga Lingkungan

mm Redaksi

Tampak bungkusan sampah berjejeran setiap pagi hari di salah satu kawasan di Kota Banda Aceh, selanjutnya bungkusan tersebut diangkut oleh petugas kebersihan untuk di buang ke TPA yang telah tersedia. Foto: Dok. Istimewa

Tampak bungkusan sampah berjejeran setiap pagi hari di salah satu kawasan di Kota Banda Aceh, selanjutnya bungkusan tersebut diangkut oleh petugas kebersihan untuk di buang ke TPA yang telah tersedia. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh  – Hari libur atau momentum libur panjang kerap menjadi ancaman bagi lingkungan, terutama soal sampah. Karena pada masa lengah eksistensi petugas akibat libur, banyak titik menjadi tong sampah atau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah warga dibuang sembarangan.

Berdasarkan data saat ini, Kota Banda Aceh terdapat 250-280 ton sampah perhari, pada hari biasanya. Namun jumlah tersebut dapat melonjak bila masa musim libur tiba, misalnya libur panjang akhir pekan, libur idul fitri dan idul adha.

Pengalaman sebelumnya mendorong Pemko Banda Aceh menginstruksikan warganya agar tertib sampah dan cinta lingkungan. Mengingat pada pekan ke empat Bulan Mei 2026 ini merupakan masa libur menyambut Idul Adha 1447 Hijriah. Pemko Banda Aceh menghimbau agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan yang nantinya akan menjadi tumpukan sampah tak tertib dan mengganggu ketertiban lingkungan serta menyumbang aroma tak sedap di lingkungan.

Baca Juga :  Pemerintah Kota Banda Aceh Prioritaskan Jaminan Bagi Pekerja Rentan

“Tertib sampah dan pelihara lingkungan, demi terciptanya lingkungan kota yang bersih sehat dan indah, ” Pesan Walikota Banda Aceh melalui Kadis Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota (LHK3) Kota Banda Aceh, Hamdani Basyah, yang dikonfirmasi via telpon seluler baru baru ini.

Baca Juga :  Ustaz Derry Sulaiman Ajak Jamaah Hidupkan Sunnah Rasul pada Maulid Raya Banda Aceh

Hamdani menyebutkan tumpukan sampah menjadi ancaman serius pasca Hari Libur di berbagai titik di Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh. Meningkatnya aktivitas masyarakat selama masa liburan menyebabkan volume sampah melonjak drastis, terutama di kawasan wisata, pusat kota, dan pantai.

Sampah plastik, sisa makanan, hingga limbah rumah tangga terlihat menumpuk akibat kurangnya kesadaran masyarakat dan terbatasnya kapasitas pengelolaan sampah.

Baca Juga :  Kadisbudpar Aceh: Turis Asing Meningkat pada Agustus, Capai 3.042 Orang

Kondisi ini tidak hanya mengganggu kebersihan lingkungan, tetapi juga berpotensi mencemari sungai dan laut apabila tidak segera ditangani.

Selain menimbulkan bau tidak sedap, penumpukan sampah juga dapat memicu banjir dan menjadi sumber penyakit.

Petugas kebersihan di sejumlah wilayah pusat Ibu Kota Provinsi Aceh ini mengaku harus bekerja ekstra untuk mengangkut sampah yang jumlahnya meningkat dibanding hari biasa.

Pemerintah daerah telah berulangkali mengimbau masyarakat agar lebih disiplin membuang sampah pada tempatnya serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai selama berlibur. (Adv)

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Advetorial

Pemko Banda Aceh Tata PKL Demi Wujudkan Ekosistem Perdagangan yang Tertib dan Nyaman

Advetorial

Ribuan Kendaraan Di Lhokseumawe Ikuti Program Pemutihan

Banda Aceh

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kasatpol PP Banda Aceh Perintahkan Personel Siaga Banjir

Advetorial

Upacara Troen U Blang Kearifan Local Aceh Yang Masih Eksis

Banda Aceh

IPM Banda Aceh Tertinggi di Aceh, Wakil Ketua DPRK Musriadi Apresiasi Kinerja Pemerintah Kota

Advetorial

Pemko Banda Aceh Sebar Pasar Murah Daging Meugang di Enam Titik, Warga Tak Perlu Berebut di Satu Lokasi

Advetorial

Disbudpar Aceh Sajikan Pekan Budaya dan Tradisi Barsela di Subulussalam, Catat Tanggalnya!

Advetorial

Sidang Keliling di Disdukcapil Permudah Warga Ubah Nama dan Data Kependudukan