Home / Advetorial / Banda Aceh / Pemko Banda Aceh

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:04 WIB

Pasar Murah Digelar di Banda Aceh, Warga Bisa Tebus Sembako Rp203 Ribu

mm Redaksi

Warga kota mengantre bahan pokok di Pasar Murah di Lueng Bata, Banda Aceh. Foto: Dok. Istimewa

Warga kota mengantre bahan pokok di Pasar Murah di Lueng Bata, Banda Aceh. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh kembali menggelar pasar murah untuk membantu masyarakat menghadapi lonjakan kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Melalui program tersebut, warga dapat membeli paket sembako bersubsidi senilai Rp203 ribu atau lebih murah Rp99 ribu dibanding harga pasar.

Pasar murah yang digelar di halaman Masjid Bani Salim, Gampong Lampaseh Kota, Kecamatan Kuta Raja, Sabtu (23/5/2026), menjadi hari terakhir dari rangkaian kegiatan yang sebelumnya telah dilaksanakan di Kecamatan Lueng Bata dan Gampong Pango Deah.

Dalam satu paket, masyarakat memperoleh 10 kilogram beras, satu papan telur, dua liter minyak goreng, dan dua kilogram gula pasir. Seluruh kebutuhan pokok tersebut dijual dengan harga Rp203 ribu setelah mendapat subsidi dari pemerintah.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Percepat Penanganan Stunting dan Implementasi Pergub JKA 2026

Kepala Bagian Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kota Banda Aceh, Harisman, mengatakan pasar murah merupakan kerja sama Pemerintah Kota Banda Aceh dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang hari besar keagamaan.

“Ini pasar murah dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh yang lokusnya di Banda Aceh. Per lokasi ada 500 paket. Harapannya menjelang Idul Adha dengan adanya pasar murah bisa membantu masyarakat, menekan gejolak harga di pasar, dan membantu warga menghadapi Hari Raya Idul Adha,” kata Harisman.

Menurutnya, setiap lokasi disediakan 500 paket sembako agar manfaat program dapat dirasakan lebih banyak warga di berbagai kecamatan. Pemerintah juga berupaya memastikan distribusi berlangsung merata dan tepat sasaran.

Baca Juga :  Gen Z Penuhi Perpustakaan Aceh, Ribuan Pengunjung Datang Setiap Hari

Harisman menambahkan, pasar murah menjadi salah satu instrumen penting dalam mengendalikan inflasi daerah, terutama karena Banda Aceh merupakan salah satu kota yang masuk dalam Indeks Harga Konsumen (IHK).

Karena itu, Pemko Banda Aceh mendorong agar program serupa dapat digelar lebih rutin dengan jangkauan yang lebih luas, terutama pada periode ketika harga kebutuhan pokok berpotensi mengalami kenaikan.

“Ke depan kita berharap kegiatan pasar murah bisa lebih sering dilaksanakan sehingga semakin banyak masyarakat yang terbantu,” ujarnya.

Baca Juga :  Kadiskop UKM Aceh Kunjungi Koperasi Peternakan Tualang Lestari di Pedalaman Aceh Utara

Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi. Warga memadati lokasi untuk mendapatkan paket sembako dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar saat ini.

Salah seorang warga, Sarifah Harahap, mengaku sangat terbantu dengan program tersebut. Ibu rumah tangga yang suaminya bekerja sebagai penjual roti itu mengatakan pasar murah memberikan keringanan bagi pengeluaran keluarga menjelang hari raya.

“Sangat terbantu sekali dan senang dengan adanya pasar murah ini,” katanya.

Ia berharap pemerintah dapat terus melaksanakan pasar murah secara berkala agar masyarakat berpenghasilan rendah tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau, terutama saat harga pangan cenderung meningkat menjelang hari besar keagamaan. (Adv)

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Advetorial

Bertempat Hermes Place BPKA Gelar Kegiatan Finalisasi Penyusunan Analisis Jabatan, Analisis Beban Kerja dan Pohon Kinerja

Advetorial

Baitul Mal Aceh Kumpulkan Zakat dan Infak Rp 8,17 M Hingga Awal Maret 2022

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Serahkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran di Jeulingke

Advetorial

DSI Aceh Gencarkan Program Sosialisasi Untuk Pecahkan Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak

Banda Aceh

Satpol PP WH Banda Aceh Tertibkan PKL di Jembatan Peunayong, Risiko Macet Jadi Alasan Utama

Advetorial

Menyusun Masa Depan Lhokseumawe: Forum Konsultasi Publik RKPK 2026 Digelar

Advetorial

Kadisdik Aceh Upayakan Mobil Antar Jemput untuk Siswa SLB Abdya

Kesehatan

Pemko Banda Aceh dan TWG RSSH Perkuat Kolaborasi Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria Menuju Eliminasi 2030