Aceh Selatan – PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kota Fajar, Aceh Selatan kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan berbagai aktivitas di bawah jaringan listrik tegangan menengah (TM).
Manajer PLN ULP Kota Fajar, Zafandilla, mengatakan kesadaran masyarakat terhadap bahaya listrik perlu terus ada peningkatan.
Warga harus menjauhi aktivitas yang berisiko berada terlalu dekat dengan jaringan listrik, terutama di lingkungan permukiman.
“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Kami mengimbau warga agar tidak memasang tenda atau teratak, tidak mendirikan bangunan, serta tidak bermain layang-layang di dekat jaringan listrik tegangan menengah,” kata Zafandilla, Jumat (5/6/206).
Menurutnya, aktivitas di bawah atau dekat jaringan listrik dapat memicu kecelakaan kelistrikan.
Selain membahayakan keselamatan warga, kondisi tersebut juga berpotensi menyebabkan gangguan pasokan listrik yang berdampak pada masyarakat luas.
PLN ULP Kota Fajar secara rutin melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga jarak aman dari jaringan listrik.
Edukasi tersebut bertujuan membangun kesadaran bersama agar lingkungan tetap aman dan pelayanan kelistrikan berjalan optimal.
Zafandilla menjelaskan, pemasangan tenda atau teratak di bawah jaringan listrik memiliki risiko tinggi karena material dapat bersentuhan dengan jaringan.
Risiko serupa juga muncul ketika pembangunan rumah, ruko, maupun bangunan lainnya yang terlalu dekat dengan jaringan listrik.
Selain itu, permainan layang-layang di sekitar jaringan listrik masih menjadi salah satu penyebab gangguan kelistrikan.
Benang layang-layang dapat tersangkut pada kabel listrik dan memicu gangguan yang mengakibatkan padamnya aliran listrik.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan dengan mematuhi aturan yang berlaku di sekitar jaringan listrik. Jangan mengambil risiko yang dapat membahayakan diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan sekitar,” ujarnya.
PLN ULP Kota Fajar juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan aktivitas atau kondisi yang berpotensi mengganggu keamanan jaringan listrik.
Kerja sama antara PLN dan masyarakat dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang aman serta mendukung keandalan pasokan listrik.
Melalui imbauan tersebut, PLN berharap masyarakat semakin memahami bahaya yang dapat timbul akibat aktivitas di bawah jaringan listrik.
Dengan kepatuhan terhadap aturan keselamatan, risiko kecelakaan dapat diminimalkan dan keandalan layanan listrik tetap terjaga.
“Ingat, listrik tidak terlihat, tetapi sangat berbahaya. Utamakan keselamatan dalam setiap aktivitas di sekitar jaringan listrik,” tutup Zafandilla.















