Home / Aceh Selatan / News

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:35 WIB

Warga di Himbau Hindari Aktivitas di Bawah Jaringan Listrik

mm Teuku Nizar

Apel rutin petugas PLN ULP Kota Fajar. Foto. Dok. Teukunizar/NOA.co.id

Apel rutin petugas PLN ULP Kota Fajar. Foto. Dok. Teukunizar/NOA.co.id

Aceh Selatan – PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kota Fajar, Aceh Selatan kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan berbagai aktivitas di bawah jaringan listrik tegangan menengah (TM).

Manajer PLN ULP Kota Fajar, Zafandilla, mengatakan kesadaran masyarakat terhadap bahaya listrik perlu terus ada peningkatan.

Warga harus menjauhi aktivitas yang berisiko berada terlalu dekat dengan jaringan listrik, terutama di lingkungan permukiman.

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Kami mengimbau warga agar tidak memasang tenda atau teratak, tidak mendirikan bangunan, serta tidak bermain layang-layang di dekat jaringan listrik tegangan menengah,” kata Zafandilla, Jumat (5/6/206).

Baca Juga :  Kapolres Aceh Tamiang Tinjau Keamanan Lapas Kelas II B Kuala Simpang

Menurutnya, aktivitas di bawah atau dekat jaringan listrik dapat memicu kecelakaan kelistrikan.

Selain membahayakan keselamatan warga, kondisi tersebut juga berpotensi menyebabkan gangguan pasokan listrik yang berdampak pada masyarakat luas.

PLN ULP Kota Fajar secara rutin melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga jarak aman dari jaringan listrik.

Edukasi tersebut bertujuan membangun kesadaran bersama agar lingkungan tetap aman dan pelayanan kelistrikan berjalan optimal.

Zafandilla menjelaskan, pemasangan tenda atau teratak di bawah jaringan listrik memiliki risiko tinggi karena material dapat bersentuhan dengan jaringan.

Baca Juga :  Perkuat Pertahanan Maritim, KRI Prabu Siliwangi-321 Tiba di Tanah Air

Risiko serupa juga muncul ketika pembangunan rumah, ruko, maupun bangunan lainnya yang terlalu dekat dengan jaringan listrik.

Selain itu, permainan layang-layang di sekitar jaringan listrik masih menjadi salah satu penyebab gangguan kelistrikan.

Benang layang-layang dapat tersangkut pada kabel listrik dan memicu gangguan yang mengakibatkan padamnya aliran listrik.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan dengan mematuhi aturan yang berlaku di sekitar jaringan listrik. Jangan mengambil risiko yang dapat membahayakan diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan sekitar,” ujarnya.

PLN ULP Kota Fajar juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan aktivitas atau kondisi yang berpotensi mengganggu keamanan jaringan listrik.

Baca Juga :  Ketua DPRK Aceh Besar Buka Turnamen Sepak Bola Usia Dini 2026, 37 Tim Ramaikan Faruq FA Championship

Kerja sama antara PLN dan masyarakat dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang aman serta mendukung keandalan pasokan listrik.

Melalui imbauan tersebut, PLN berharap masyarakat semakin memahami bahaya yang dapat timbul akibat aktivitas di bawah jaringan listrik.

Dengan kepatuhan terhadap aturan keselamatan, risiko kecelakaan dapat diminimalkan dan keandalan layanan listrik tetap terjaga.

“Ingat, listrik tidak terlihat, tetapi sangat berbahaya. Utamakan keselamatan dalam setiap aktivitas di sekitar jaringan listrik,” tutup Zafandilla.

Share :

Baca Juga

News

Bambang Haryo Dorong Peran Bulog Diperluas dan Diperkuat

Nasional

Bambang Haryo Dorong Peningkatan Kemampuan Desain Grafis Pelaku UMKM

News

Uang di Balik Pilchiksung Muara Tiga

Aceh Barat Daya

Warga Diajak Waspada Banjir di Tengah Intensitas Hujan Tinggi

News

Lolos PPPK, Enam Aparatur Gampong di Muara Tiga Pilih Mundur

News

Jejak Berdarah Oknum TNI AL: Dari Aceh ke Papua, Rakyat Jadi Korban

News

Gubernur Muzakir Manaf: Allah Menciptakan Kita untuk Menghamba PadaNya

News

Polda Aceh Sukses Amankan Peringatan May Day