Home / Advetorial / Banda Aceh

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:17 WIB

Seluruh Gampong di Banda Aceh Alokasikan Anggaran Pemberdayaan Perempuan, KWT Kota Baru Jadi Contoh

mm Redaksi

Kelompok Wanita Tani ( KWT) Banna Tani Gampong Kota Baru Kecamatan Kuta Alam melaksanakan Panen aneka sayuran berupa Pakcoy, kangkung. Foto: Dok. Gampong Kota Baru

Kelompok Wanita Tani ( KWT) Banna Tani Gampong Kota Baru Kecamatan Kuta Alam melaksanakan Panen aneka sayuran berupa Pakcoy, kangkung. Foto: Dok. Gampong Kota Baru

Banda Aceh – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kota Banda Aceh memastikan seluruh gampong di ibu kota provinsi tersebut telah mengalokasikan anggaran khusus untuk program pemberdayaan perempuan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG).

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran perempuan dalam pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga dan ekonomi masyarakat di tingkat gampong.

Kepala DPMG Kota Banda Aceh, Ritasari Pujiastuti, mengatakan pengalokasian anggaran pemberdayaan perempuan telah menjadi komitmen seluruh pemerintah gampong di Banda Aceh.

“Seluruh gampong di Banda Aceh sudah mengalokasikan anggaran khusus untuk pemberdayaan perempuan,” kata Ritasari, Sabtu (6/6/2026).

Baca Juga :  Sertijab Kepala Dinas Pendidikan Aceh Penuh Keakraban

Menurutnya, anggaran tersebut dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan kapasitas, keterampilan, dan kemandirian perempuan. Program yang dijalankan tidak hanya berfokus pada aspek sosial, tetapi juga penguatan ekonomi keluarga.

Ritasari menjelaskan, pemanfaatan dana gampong untuk pemberdayaan perempuan telah menunjukkan hasil positif di sejumlah wilayah. Salah satu contoh yang dinilai berhasil adalah Gampong Kota Baru, Kecamatan Kuta Alam melalui kegiatan Kelompok Wanita Tani (KWT).

Pengembangan pekarangan pangan yang dilakukan oleh kelompok wanita tani (KWT) Banna Tani di gampong Kota Baru, kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh. Foto: Dok. Diskominfo Banda Aceh

Program tersebut melibatkan perempuan dalam kegiatan pertanian produktif yang tidak hanya mendukung ketahanan pangan keluarga, tetapi juga membuka peluang peningkatan pendapatan bagi anggota kelompok.

“Program seperti Kelompok Wanita Tani menjadi salah satu contoh bagaimana dana gampong dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan peran dan kemandirian ekonomi perempuan,” ujarnya.

Baca Juga :  Santri Diharapkan Jadi Pengunjung Perpustakaan Aceh, Edukasi dan Wisata Religi Bersatu

Selain mendukung kegiatan ekonomi produktif, anggaran pemberdayaan perempuan juga digunakan untuk berbagai program peningkatan kapasitas, pelatihan keterampilan, kegiatan kesehatan keluarga, pendidikan anak, hingga penguatan peran perempuan dalam pembangunan gampong.

DPMG menilai keberadaan anggaran khusus tersebut penting agar program pemberdayaan perempuan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Kelompok Wanita Tani Kota Baru panen kacang sebagai bentuk hasil dari pemberdayaan perempuan. Foto: Dok. Istimewa

Ritasari menambahkan, perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan karena tidak hanya berkontribusi sebagai penggerak ekonomi keluarga, tetapi juga berperan dalam membentuk kualitas generasi melalui pendidikan dan pola asuh di lingkungan rumah tangga.

Baca Juga :  Baitul Mal Aceh Bantu Pulangkan 12 Santriwan Kurang Mampu dari Pesantren Lirboyo Kediri

Karena itu, Pemerintah Kota Banda Aceh terus mendorong agar dana gampong tidak hanya digunakan untuk pembangunan fisik, tetapi juga diarahkan pada pembangunan sumber daya manusia, termasuk pemberdayaan perempuan.

“Ketika perempuan semakin berdaya, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh individu, tetapi juga keluarga dan masyarakat secara luas. Karena itu, penguatan peran perempuan menjadi bagian penting dari pembangunan gampong,” kata Ritasari.

Melalui dukungan anggaran yang tersedia di seluruh gampong, DPMG berharap semakin banyak program pemberdayaan perempuan yang mampu melahirkan kelompok-kelompok usaha produktif serta memperkuat ketahanan ekonomi keluarga di Banda Aceh. (Adv)

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Advetorial

Ali Basrah Resmi Dilantik sebagai Wakil Ketua DPR Aceh

Advetorial

Dinsos Kota Banda Aceh dan Kecamatan Ulee Kareng Gelar pertemuan Bahas Pergub Aceh Nomor 2 Tahun 2026 tentang JKA

Advetorial

Kadisbudpar Aceh Dukung Rencana DKA Buat Program Rumah Belajar Seni

Aceh Besar

Simpan Sabu di Sepatu, Dua Kurir Diamankan Petugas Bandara SIM Aceh Besar

Advetorial

Budaya Patriarki Masih Jadi Tantangan Pemberdayaan Perempuan di Gampong

Advetorial

KUR Syariah dan SRC Dorong UMKM Aceh Naik Kelas

Advetorial

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Menggelar Kampanye Membaca di Aceh Tengah

Banda Aceh

SD Negeri 50 Banda Aceh Jadi Juara Umum ONMIPASA 2026, Dua Siswa Raih Absolute Winner