Home / Advetorial

Rabu, 16 Maret 2022 - 00:15 WIB

Baitul Mal Aceh Bantu Pulangkan 12 Santriwan Kurang Mampu dari Pesantren Lirboyo Kediri

mm Redaksi

BANDA ACEH – Sebanyak 12 santriwan kurang mampu yang sedang menempuh pendidikan di Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur mendapatkan bantuan dari Baitul Mal Aceh (BMA). Bantuan tersebut berupa biaya tiket pulang ke Aceh dalam rangka kegiatan Safari Ramadan atau Saweu Gampong.

Ke-12 santri tersebut, disambut langsung Pimpinan Badan BMA, Mukhlis Sya’ya ST di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM). Dalam sambutannya, mengucapkan selamat datang kembali ke Aceh semoga dalam keadaan sehat semua dan sampai ke tempat masing-masing.

“Bantuan yang kita berikan bersumber dari dana zakat senif fisabilillah untuk mereka yang sedang berjuang di jalan Allah. Apalagi mereka pulang dalam rangka menebarkan ilmu untuk masyarakat di gampongnya,” ungkap Mukhlis, Rabu (16/03/2022).

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Sambut Gembira Penerbangan Internasional Perdana di Bandara SIM

Mukhlis juga, tak lupa meminta kepada para santri untuk menitipkan pesan ajakan membayar zakat saat mengisi tausiah dan pengajian-pengajian keislaman nantinya. Ia berharap kelak nantinya menjadi ulama dan menjadi duta zakat.

“Apalagi mereka dalam keadaan musafir tentu doa mereka makbul maka kita meminta doa dari mereka agar para muzaki berkah rezekinya dan para amil diberikan kesehatan dan kemudahan oleh Allah,” sambung Mukhlis.

Baca Juga :  Kisah Kelam LGBT di Aceh, dicambuk 159 kali

Sementara itu, Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh, Rahmad Raden mengatakan, informasi awal terkait pemulangan ke-12 santri dari keluarga miskin tersebut diperoleh dari Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) di Jakarta. Kemudian BMA menindaklanjuti dengan menyiapkan berbagai dokumen yang diperlukan untuk proses pencairan biaya.

“Kita berharap komunikasi dan koordinasi ini terus terjalin sehingga kesulitan-kesulitan masyarakat Aceh dari keluarga miskin di perantauan dapat kita ringankan bebanya, apalagi mereka yang sedang menuntut ilmu,” ungkap Rahmad.

Baca Juga :  Aceh Stand With Palestine

Salah seorang santri penerima bantuan, Walidil Amil mengatakan, selama di desa mereka akan melakukan aktivitas keagamaan di dua desa, yaitu Blang Paku, Kecamatan Wih Pesan, Bener Meriah dan Pondok Balek, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah. Mereka nantinya akan mengisi pengajian, menjadi imam salat, dan aktivitas-aktivitas keagamaan Islam lainnya.

“Kami ucapkan terima kasih kepada muzaki dan Baitul Mal Aceh dengan bantuan Bapak/Ibu meringankan beban kami dalam melaksanakan aktivitas keagamaan di gampong ” tutupnya. (Adv/ Baitul Mal Aceh)

Share :

Baca Juga

Advetorial

Almuniza Temui Konsul Jenderal Malaysia dan Kadisbudpar Sumut di Medan, Ini Hasilnya

Advetorial

Gua Tujoh Wisata Sejarah Tak TerlupakanĀ 

Advetorial

Rumah Pangan Lestari di Takengon, Wisata Edukasi Bagi Pecinta Tanaman

Advetorial

Baitul Mal Aceh : Zakat Berdampak Positif Terhadap Kesejahteraan Masyarakat

Advetorial

Kadisbudpar Aceh Ajak Masyarakat Ikuti Aksi Meuseuraya Penyelematan Situs Sejarah

Advetorial

Aceh Art Festival 2022 Resmi Dibuka, Seniman Milenial Bikin Semarak

Advetorial

Reza Fahlevi & Panwaslih Simeulue Imbau Pilkada Tanpa Money PolitikĀ 

Advetorial

Disbudpar Aceh Akan Gelar Pelatihan Kesenian Bagi Guru PAUD dan Pelatih Sanggar