Home / Daerah

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:59 WIB

Pengamat: Sepmor Keuchik dari Dana Desa Wajib Ditempeli Stiker “Milik Pemerintah”

mm Amir Sagita

Pemerhati Kebijakan Publik, Muharamsyah,SH

Pemerhati Kebijakan Publik, Muharamsyah,SH

Sigli – Pengamat kebijakan publik Muharamsyah menilai seluruh sepeda motor yang dibeli menggunakan Dana Desa (DD) perlu diberi penanda berupa stiker bertuliskan “Milik Pemerintah” atau identitas resmi pemerintah gampong.

Langkah itu dinilai penting untuk memperkuat pengawasan publik terhadap aset yang bersumber dari anggaran negara.

Menurut Muharamsyah, kendaraan operasional yang dibeli melalui Dana Desa merupakan aset pemerintah, sehingga penggunaannya harus dapat diawasi masyarakat secara terbuka dan tidak dipersepsikan sebagai milik pribadi aparatur desa, termasuk keuchik.

Baca Juga :  Aceh Rampungkan 6.500 Koperasi Desa Merah Putih

“Bupati perlu menekankan kepada dinas terkait agar menginstruksikan keuchik menempel stiker pada sepeda motor yang dibeli menggunakan dana negara,” kata Muharamsyah kepada wartawan di Sigli.

Ia menjelaskan, pemasangan identitas pada kendaraan aset pemerintah gampong merupakan bagian dari tertib administrasi sekaligus bentuk transparansi pengelolaan barang milik negara. Selain memudahkan identifikasi, keberadaan stiker dinilai dapat mencegah penyalahgunaan aset untuk kepentingan pribadi.

Muharamsyah mengusulkan agar desain stiker dibuat seragam dan difasilitasi oleh dinas terkait, seperti Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG), sehingga penerapannya dapat dilakukan secara menyeluruh di seluruh gampong di Kabupaten Pidie.
“Kalau ada stiker, masyarakat lebih mudah mengawasi penggunaan kendaraan itu. Jelas bahwa
kendaraan tersebut aset pemerintah, bukan milik pribadi keuchik,” ujarnya.

Baca Juga :  Kemendagri Fasilitasi Penetapan APBA 2024, Ketua DPRA Tak Hadir

Ia menambahkan, sepeda motor yang selama ini digunakan keuchik pada dasarnya dibeli melalui Dana Desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dalam praktiknya, kendaraan itu diperuntukkan untuk mendukung operasional pelayanan, termasuk kegiatan posyandu di tingkat gampong.

Baca Juga :  Pj Bupati Muhammad Iswanto Sambut Kunker Kapolda di Mapolres Aceh Besar

“Keuchik hanya menggunakan untuk operasional karena posisinya sebagai ketua posyandu. Namun, harus dipahami bahwa kendaraan itu merupakan aset negara,” kata Muharamsyah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah daerah maupun instansi terkait mengenai usulan pemasangan stiker identitas pada kendaraan operasional pemerintah gampong tersebut.

Editor: Amiruddin. MKReporter: Amir Sagita

Share :

Baca Juga

Daerah

Pj Ketua PKK Aceh Dorong Pemanfaatan Produk Lokal dan Usaha Kecil dalam Kunjungan ke Pasar Tani Distanbun Aceh

Daerah

Walikota Minta Perumdam Tirta Daroy Prioritaskan Pasokan Air Bersih untuk Masjid di Banda Aceh

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran Seulimueum

Daerah

Kodim 0115/Simeulue Gelar Buka Puasa Bersama, Pemda Serahkan Hibah Tanah untuk Yon Teritorial

Daerah

Konflik Manusia dan Buaya di Aceh Singkil, Balai KSDA Aceh : Kita Butuh Bergerak Bersama  

Daerah

Terus Bergerak Bantu Pemulihan, Solusi Bangun Andalas Kerahkan Alat Berat untuk Pembersihan Area Terdampak Banjir

Daerah

Tiba di Lamteungoh, Pangdam IM Serahkan Bantuan Rumpon Bagi Nelayan

Daerah

Pj Gubernur Safrizal Ikuti Paripurna DPR Aceh, Agenda Penyampaian Pendapat Banggar Terhadap Qanun APBA 2025