Home / Aceh Barat Daya / Pemerintah

Sabtu, 11 April 2026 - 13:03 WIB

Doto Saweu Gampong Jemput Warga Sakit, Pemkab Abdya Perluas Layanan Kesehatan

mm Teuku Nizar

Wakil Bupati Abdya Zaman Akli saat mengikuti foto sawue Gampong. Foto. Dok. Teukunizar/NOA.co.id

Wakil Bupati Abdya Zaman Akli saat mengikuti foto sawue Gampong. Foto. Dok. Teukunizar/NOA.co.id

Aceh Barat Daya – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) terus memperluas akses layanan kesehatan melalui program berbasis jemput bola, Doto Saweu Gampong.

Program tersebut berlangsung di Gampong Rukoen Damee, Kecamatan Babahrot, Sabtu (11/4/2026), sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-24 Kabupaten Abdya yang berjuluk Negeri Breuh Sigupai.

Dinas Kesehatan Abdya menggelar kegiatan itu dengan melibatkan dokter spesialis, dokter umum, dan tenaga kesehatan dari puskesmas.

Pemerintah daerah menargetkan layanan medis dapat menjangkau masyarakat hingga tingkat gampong.

Wakil Bupati Abdya, Zaman Akli, mengatakan pemerintah merancang program tersebut untuk memperluas layanan kesehatan gratis, terutama bagi masyarakat yang belum tersentuh fasilitas medis.

Baca Juga :  Pj Bupati Aceh Besar Lakukan Pertemuan dengan Satpol PP dan WH, Tingkatkan Kedisiplinan Personil

“Masih ada masyarakat yang bertumpu pada pengobatan tradisional dan belum pernah tersentuh layanan medis. Ini yang kita jemput,” kata Zaman Akli.

Menurutnya, pendekatan pasif tidak lagi cukup untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Karena itu, pemerintah memilih turun langsung mendatangi warga yang sakit, termasuk pasien yang menjalani perawatan di rumah.

“Minimal kita bisa mengobati secara medis dan memberi motivasi agar mereka bisa sembuh,” ujarnya.

Baca Juga :  Dana Olahraga Dikeluarkan, Begini Respon Bupati Akmal Ibrahim

Kepala Dinas Kesehatan Abdya, Ns Rinaldi, menjelaskan program Doto Saweu Gampong menjadi bagian dari penguatan Integrasi Layanan Primer (ILP).

Selain memberikan pengobatan, tenaga kesehatan juga melakukan upaya pencegahan penyakit.

“Ini bukan sekadar kunjungan, melainkan skrining dini penyakit dan pelayanan spesialistik langsung ke masyarakat,” kata Rinaldi.

Tim medis memeriksa kesehatan ibu dan anak, melayani warga lanjut usia, serta memantau penyakit tidak menular.

Petugas juga mengedukasi masyarakat mengenai pola hidup bersih dan sehat.

Rinaldi menyebutkan antusiasme masyarakat cukup tinggi. Banyak warga memanfaatkan layanan kesehatan gratis untuk memeriksakan kondisi yang selama ini mereka abaikan.

Baca Juga :  Dalam Keadaan Kedaruratan, Berikut Call Center 24 Jam BPBK Abdya 

“Mayoritas keluhan adalah penyakit degeneratif dan hipertensi yang tidak terkontrol,” ujarnya.

Ia menilai keterbatasan akses layanan kesehatan menjadi salah satu penyebab tingginya kasus tersebut, terutama bagi masyarakat yang tinggal jauh dari puskesmas maupun rumah sakit.

Melalui program Doto Saweu Gampong, pemerintah daerah berupaya memperkecil kesenjangan layanan kesehatan sekaligus meningkatkan deteksi dini penyakit di tingkat gampong.

“Ke depan, Doto Saweu Gampong akan menjadi agenda rutin. Targetnya, angka harapan hidup masyarakat Abdya meningkat,” kata Rinaldi.

Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar

Share :

Baca Juga

Daerah

Langkah Maju Banda Aceh Menuju Kota Lengkap

Aceh Besar

Pj Bupati Aceh Besar: Untuk Sementara Silahkan Operasional Galian C, Menunggu Keputusan BWS

Aceh Barat

Tim Tindak Lanjut Dana Desa Aceh Barat Ingatkan Penyelesaian Temuan Sebelum 30 Juni 2026

Daerah

Kanwil Kemenkum Aceh Pastikan Notaris Jalankan Tugas Sesuai Peraturan

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Sukses Naikkan Indeks Pembangunan Manusia

Aceh Barat Daya

Diisukan Masih Banyak Nakes Belum Vaksin, Direktur RSUD-TP Abdya Sebut Hanya Beberapa

Daerah

Dirjenpas Tinjau Lapas di Aceh Pastikan Pemulihan Cepat Pasca Bencana Banjir

Daerah

Pimpin Apel Gabungan, Fitriyani Farhas: Mutasi Jabatan Merupakan Hal Penting