Home / Aceh Barat / Pemerintah

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:19 WIB

Pemkab Aceh Barat Mulai Bangun Jembatan Jambak–Canggai, Siapkan Mobil Antar Jemput Siswa

mm Redaksi

Bupati Aceh Barat Tarmizi meninjau progres pembangunan Jembatan Jambak–Canggai di Kecamatan Pante Ceureumen yang mulai dikerjakan untuk memulihkan akses masyarakat pascabanjir, Rabu (22/7/2026). Foto: Dok. Istimewa

Bupati Aceh Barat Tarmizi meninjau progres pembangunan Jembatan Jambak–Canggai di Kecamatan Pante Ceureumen yang mulai dikerjakan untuk memulihkan akses masyarakat pascabanjir, Rabu (22/7/2026). Foto: Dok. Istimewa

Meulaboh – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat memastikan bahwa saat ini jembatan penghubung antara Desa Jambak dengan Desa Canggai di Kecamatan Pante Ceureumen sudah mulai dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP,MM mengatakan bahwa, jembatan Jambak – Canggai mengalami kerusakan berat akibat bencana alam banjir yang terjadi di wilayah tersebut pada akhir tahun 2025 lalu. Rusaknya jembatan tersebut mengakibatkan anak – anak dari Desa Canggai yang hendak pergi ke sekolah di Desa Jambak harus menggunakan jalan alternatif yang jaraknya lumayan jauh.

“Orang tua murid lebih memilih menyeberangi sungai saat musim kemarau sehingga viral di media sosial. Sambil menunggu diselesaikannya pekerjaan perbaikan jembatan Jambak – Canggai tersebut selama tiga bulan kedepan, pemerintah akan menyediakan mobil angkutan khusus antar jemput bagi siswa disana,” kata Tarmizi, Rabu (22/7/2026).

Baca Juga :  Wakili Pj Bupati, Sekda Aceh Besar Hadiri Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi DPRK Aceh Besar Raqan Pertanggungjawaban APBK 2023

Tarmizi meminta kepada orang tua murid agar tidak lagi menyebrangi sungai untuk mengantar anak – anaknya ke sekolah karena pemerintah akan menyediakan mobil angkutan khusus bagi para siswa disana.

“Mungkin bagi kita di gampong biasa seperti itu, berani nyebrang sungai di musim kemarau, tapi bagi masyarakat yang tidak pernah melihat seperti itu pasti akan berkomentar macam – macam,” katanya.

Tarmizi menegaskan bahwa Pemkab Aceh Barat tidak akan mengabaikan masyarakat apalagi untuk kepentingan anak sekolah, hanya saja beberapa lalu kita mengalami musibah bencana,dan kalau tidak ada anggaran dari pemerintah pusat untuk Rehab Rekon maka tidak ada sumber dananya.

Baca Juga :  Lapas Calang Serahkan Remisi Umum dan Dasawarsa kepada 93 Narapidana di Hari Kemerdekaan ke-80

“Pengembalian dana TKD dari pemerintah pusat untuk kabupaten di bulan April, kemudian ada proses, menentukan pekerjaan sesuai anjuran teknis dari kementerian, tender perencanaan dan tender proyek fisik. Karena angka diatas Rp 400 juta harus tender, sedangkan rehab jembatan tersebut sekitar Rp 1 miliar,” ujar Tarmizi.

Meskipun demikian kata Tarmizi, insyaallah jembatan Jambak – Canggai tersebut akan selesai dibangun pada tahun ini, sehingga anak – anak ketika ingin pergi ke sekolah tidak lagi harus menyebrangi sungai tapi sudah bisa menggunakan jembatan seperti biasanya.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Barat alokasi Rp3,4 M bangun jalan ke lokasi wisata Batee Puteeh

“Untuk jembatan Sikundo putus total, kita sudah ajukan untuk Rehab Rekon, data sudah diminta oleh Satgas Rehab Rekon pemerintah pusat, kebutuhan anggarannya sekitar Rp 4 miliar. Insyaallah jembatan tersebut akan dibangun oleh Polda Aceh, sumber dana bukan dari dana Rehab Rekon dan bukan dari dana TDK,” ujarnya.

Tahun ini kata dia, Pemkab Aceh Barat akan berfokus untuk melakukan penanganan daerah terdampak bencana, rehab jembatan, pengamanan tebing sungai pembangunan kantor keuchik, jalan penghubung dan box culvert supaya masyarakat tidak terisolir jika terjadi banjir di kemudian hari.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Ribuan Honorer Resmi Diangkat PPPK Paruh Waktu, Ratusan Lain Masih Menggantung

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Bahas R3P Pascabencana, Usulkan Anggaran Hampir Rp800 Miliar

Nasional

Menko Polhukam Ajak Insan Pers Kedepankan Kode Etik Jurnalistik pada Pemberitaan Pilkada Serentak

Aceh Barat

Tumbuhkan Geliat UMKM Lokal, Pemkab Aceh Barat Gandeng PT Indomarco Prismatama

Aceh Jaya

Pemkab Aceh Jaya Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Penyandang Disabilitas

Nasional

Menteri ATR/BPN Minta Kepala Daerah Laporkan Pengusaha Sawit Nakal, Ancam Cabut HGU

Daerah

Bupati Gayo Lues Apresiasi Pemerintah Pusat, 133 KK Warga Rigeb Tempati Huntara BNPB

Aceh Besar

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Aceh Besar Salurkan Traktor dan Pompa Air untuk Petani