Home / Berita / News / Peristiwa

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:43 WIB

Konten Kreator Erlangga Sebastian Jelaskan Kondisi Istri dan Anaknya yang Kecelakaan di Mangga Besar

mm Poppy Rakhmawaty

Lokasi kecelakaan

Lokasi kecelakaan

Jakarta – Konten Kreator Otomotif Erlangga Sebastian angkat suara terkait kecelakaan yang menimpa istri dan anaknya di kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat.

Diketahui, sang istri merupakan jurnalis bernama Popy Rakhmawaty dan anaknya yang bernama Eshan Saifan mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Mangga Besar 1 Jakarta Barat, sekitar pukul 11.00 WIB, Rabu (22/7/2026).

Keduanya kemudian dilarikan ke RSUD Sawah Besar, Jakarta Pusat, untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, akibat luka yang cukup parah, Popy Rakhmawaty harus menjalani operasi akibat luka sobek disekitar wajah.

“Setelah kejadian istri dan anak saya Eshan dibawa ke RS terdekat dari lokasi kejadian yaitu di RSUD Sawah Besar. Namun disana penangannya masih kurang maksimal, jadi istri saya Popy dipindahkan ke klinik Promec Pecenongan, untuk operasi luka sobeknya dengan pertimbangan beberapa hal,” kata Erlangga di Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Baca Juga :  LKPJ Aceh Catat Koordinasi WPR di Empat Kabupaten, Bagaimana Perkembangan Usulan di Abdya?

Lebih lanjut Erlangga menjelaskan bahwa perwakilan dari pihak proyek sudah menemuinya, dan berjanji akan menindaklanjuti kejadian tersebut.

“Semalam sudah bertemu tiga orang dari proyek yang menggarap dan mengeksekusi jalanan tersebut. Semoga ada tindakan nyata, baik itu kerugian materi yang dialami keluarga saya maupun pembenahan jalan yang menelan beberapa korban, karena lokasi bisa dilihat sangat menghawatirkan, jangan sampai ada korban-korban lainnya seperti anak dan istri saya,” ujar Erlangga.

Erlangga menjelaskan bahwa istrinya harus menjalani pemulihan yang cukup lama akibat kecelakaan tersebut.

“Jujur kerugiannya bukan hanya biaya yang dikeluarkan untuk pengobatan, motor vespa istri saya juga mengalami kerusakan yang terbilang parah. Selain itu, istri saya juga harus membatalkan beberapa acara yang harusnya diisi oleh istri saya, karena beliau kan mc dan narsum dibeberapa forum, dan itu harus tercancel karena kondisinya tidak memungkinkan,” ucap Erlangga.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut di Tol Sigli-Banda Aceh, 3 Orang Tewas

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi, titik kejadian kecelakaan kerap memakan korban, karena telah beberapa kali menjadi lokasi terjadinya kecelakaan.

Efendi, yang sehari-hari bekerja sebagai juru parkir di sekitar lokasi, mengaku telah menyaksikan beberapa insiden serupa. Menurut keterangannya, setelah kecelakaan terjadi, para pekerja konstruksi di lokasi dinilai tidak memberikan penanganan atau tanggung jawab secara langsung kepada para korban.

“Udah tiga kali sama ini, pagi juga ada yang jatoh. Kalau pas ada yang jatoh pada kabur mereka (para pekerja kontraktor), ga ada yang mau nolongin, tadi aja pada diam aja kan ga ada yang nyamperin nolongin,” kata Efendi di lokasi kejadian.

Baca Juga :  29 Hakim Diduga Menerima Suap Rp 107 Miliar pada 2011-2024

Selain itu, menurut informasi yang disampaikan pihak keluarga, seorang pekerja konstruksi bernama Agung disebut menyampaikan bahwa pekerjaan konstruksi jalan di lokasi tersebut mengalami kendala. Pernyataan tersebut masih memerlukan klarifikasi lebih lanjut dari pihak terkait.

“Iya itu gagal, jadi jalanannya ga rata,” kata Agung.

Akibat kecelakaan tersebut, Popy Rakhmawaty yang dikenal juga sebagai mc dan pembawa acara berita ini, mengalami luka yang cukup serius dan masih menjalani perawatan pemulihan saat ini. Sementara itu, anaknya, Eshan Saifan mengalami trauma akibat peristiwa tersebut.

Diketahui, berdasarkan sticker tulisan yang berada dijalan sekitar, konstruksi project dari pihak Kementerian PU, KWJ dan pihak lainnya.

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Ribuan Masyarakat Nagan Raya minta Tak Hentikan Tambang Rakyat: Kami bekerja di Tanah Sendiri

Peristiwa

Kebakaran di Aceh Utara, Rumah dan Uang Tunai Rp 70 Juta Ludes

News

Gubernur Terima Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Aceh Tahun 2024 dari BPKP 

News

Bamsoet Dorong Pemerintah Perkuat Implementasi Perlindungan Hak Pendidikan Penyandang Disabilitas

Nasional

Akhiri Monopoli BBM, SAPA Minta SPBU Asing Dihadirkan di Aceh

Internasional

58 WNI terdampak razia imigrasi di AS, 6 dideportasi

Internasional

Perang Dunia III Akan Pecah? AS Tetap Sita Kapal Tanker Rusia

Internasional

Kemenko Polkam : Kondisi WNI di Thailand-Kamboja Aman