Aceh Barat Daya – Dunia sepak bola Aceh Barat Daya (Abdya) kembali mendapat kabar menggembirakan.
Tiga wasit asal Askab PSSI Abdya telah merampungkan Kursus Wasit Lisensi C-2 Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Aceh di Banda Aceh pada 17–23 Juli 2026.
Ketiga wasit tersebut yakni Aqrijal asal Kecamatan Setia, Fauzi, dan Riski asal Kecamatan Manggeng.
Selama tujuh hari, mereka mengikuti seluruh tahapan kursus, mulai dari pembelajaran teori, tes kebugaran fisik, hingga praktik memimpin pertandingan sesuai standar PSSI.
Kursus Lisensi C-2 itu diikuti puluhan wasit dari berbagai kabupaten dan kota di Aceh yang sebelumnya telah mengantongi Lisensi C-3.
Seluruh peserta menjalani proses evaluasi untuk menentukan kelayakan memperoleh lisensi berikutnya.
Hingga kini, Aqrijal, Fauzi, dan Riski masih menunggu pengumuman resmi hasil kelulusan sekaligus penerbitan Lisensi C-2 dari Asprov PSSI Aceh.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai Laws of the Game terbaru, teknik kepemimpinan pertandingan, manajemen pertandingan, kebugaran fisik, serta praktik di lapangan yang menjadi bagian dari penilaian akhir.
Keikutsertaan tiga wasit muda tersebut mempunyai harapan dapat menambah jumlah perangkat pertandingan berlisensi di lingkungan Askab PSSI Abdya.
Kehadiran mereka juga mampu meningkatkan kualitas kepemimpinan pertandingan pada berbagai kompetisi sepak bola, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.
Ketua Wasit Askab PSSI Abdya, Harfi, mengatakan pemegang Lisensi C-2 memiliki kewenangan memimpin pertandingan pada kompetisi tingkat provinsi.
“Lisensi C-2 memberikan kewenangan kepada wasit untuk memimpin pertandingan Liga 3 Zona Aceh, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), serta berbagai turnamen resmi antarkabupaten dan kota yang berada di bawah naungan PSSI,” kata Harfi.
Menurutnya, bertambahnya wasit berlisensi C-2 akan memperkuat sumber daya perangkat pertandingan di Abdya.
Sekaligus mendukung pembinaan sepak bola yang lebih profesional.
“Kita doakan ketiga wasit muda Abdya ini nantinya lulus dan resmi memperoleh Lisensi C-2,” katanya.
Sehingga, lanjutnya, dapat mengharumkan nama daerah serta berkontribusi bagi kemajuan sepak bola Aceh Barat Daya.
Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar













